International Physics Olympiad 2016    

International Physics Olympiad 2016

Pada International Physics Olympiad (IPhO) 2016  yang diselenggarakan di Switzerland, Raymon Ho meraih medali Perak.

Olimpiade 2016 IMO    

Olimpiade 2016 IMO

Stevans Christian meraih prestasi gemilang mendapatkan medali perunggu pada International Mathematical Olympiad (IMO) yang diselenggarakan di Hong Kong.

OSN 2015    

OSN 2015

Siswa SMA Kristen Petra 2 meraih 2 Emas dan 2 Perak pada Olimpiade Sains Nasional 2015

IOI 2015    

IOI 2015

Agus Sentosa Hermawan meraih medali perak dalam ajang International Olympiad in Informatics (IOI) 2015

IOAA 2015    

IOAA 2015

Gunawan Setiawan meraih medali perak pada ajang International Olympiad Astronomy and Astrophysic (IOAA) 2015

ICHO 2015    

ICHO 2015

Kevin Liyanto meraih medali perunggu dalam ajang International Chemistry Olympiad (IChO) 2015

Gedung SMA Kristen Petra 2    

Gedung SMA Kristen Petra 2

Proses belajar mengajar dilaksanakan di tempat ini.

Frontpage Slideshow | Copyright © 2006-2012 JoomlaWorks Ltd.

Seganas Merah, Setulus Putih

Dalam menyemarakkan HUT Republik Indonesia ke 70, OSIS Maprada ( OSIS SMA Kristen Petra 2 ) mengadakan program 17an yang bertema “Seganas Merah, Setulus Putih!”. Program ini dilaksanakan pada 15 Agustus 2015 dan diikuti oleh seluruh Maprada. Berkaca pada pendidikan dan semangat nasionalisme para remaja yang mulai menurun, program ini merupakan langkah OSIS Maprada untuk membangkitkan semangat nasionalisme Maprada. Program ini diawali dengan jalan sehat, lomba-lomba, talent show, dan bazaar pada pukul 05.30 oleh OSIS. Lomba-lomba yang diadakan antara lain dodgeball, tarik tambang kerupuk, estafet belut, dan mini games. Diawali dengan jalan sehat, maprada yang telah menyentuh garis finish akan mendapat minum gratis dan langsung mengikuti lomba-lomba yang ada. Semua lomba dimainkan beregu dan bertempat di area parkir belakang sekolah. Lomba-lomba diikuti dengan sangat antusias oleh Maprada, karena lomba yang ada sangat menarik dan unik. Seperti tarik tambang kerupuk, pada lomba tersebut setiap peserta secara beregu menarik tali dan peserta paling belakang harus mengabiskan kerupuk yang disediakan. Untuk talent show, OSIS Maprada mengadakan Maprada’s Got Talent atau MGT. MGT tahun ini sangat menarik, diikuti oleh siswa kelas X, XI, dan XII. Bakat yang ditampilkan mulai dari menyanyi, acoustic, stand-up comedy, dan segala macam jenis tarian. MGT tahun ini bertujuan untuk mencari bakat yang akan ditampilkan saat MKM ( Malam Kesenian Maprada ) tahun 2015-2016. Kemudian ada bazaar yang bertujuan meramaikan suasana MGT dan lomba-lomba yang ada oleh seluruh organisasi sekolah. Keseluruhan program 17-an Maprada diakhiri pukul 12.00 sekaligus pembagian hadiah lomba.

Perayaan dilanjutkan pada hari Senin 17 Agustus 2015 dengan upacara bendera HUT RI ke-70. Upacara kali ini berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, karena dipimpin langsung oleh bapak Syafik selaku Camat Mulyorejo sebagai inspektur upacara dan bapak Dwi Sudarmono selaku perwakilan TNI AD sebagai pemimpin upacara. Juga hadir para undangan dari Kelurahan, KORPRI, POLRI, serta perwakilan SMP Kristen Petra 3. Untuk barisan paskibra, SMA Kristen Petra 2 memiliki formasi yang berbeda yaitu barisan 17, 8, dan 45 oleh OSIS bermakna tanggal Kemerdekaan RI. Barisan 17 bertugas memimpin barisan 8 dan 45, barisan 8 bertugas membawa dan mengibarkan bendera, serta barisan 45 yang bertugas mengawal barisan 17 dan 8. Untuk pengiring nyanyian, yang bertugas merupakan gabungan dari seluruh organisasi sekolah dan tim paduan suara sekolah (The Spectria) yang membawakan lagu "Indonesia Raya", "Rek Ayo Rek", "Surabaya", dan "Kebyar - Kebyar". Upacara dimulai pada pukul 07.00 dan dilaksanakan dengan tertib dan hikmat. Lalu dibacakan amanat berisikan pesan agar remaja di Surabaya lebih giat belajar dan mampu mengukir prestasi setinggi mungkin. Upacara diakhiri pukul 08.30 dengan mengemban misi untuk mengharumkan nama Surabaya dalam bidang pendidikan. Sekarang kitalah yang memilih mau meneruskan kemerdekaan yang telah diraih atau menyianyiakannya. Pilihan ada di tangan kita!

The Last Supper

Setiap mendengar kata paskah, apa yang terlintas di pikiranmu? Yup benar sekali, telur paskah. Dalam memperingati paskah tahun ini SMA Kristen Petra 2 mengadakan lomba menghias telur paskah. Menghias telur mungkin terdengar biasa, namun kelas kami, X IPA 1 merasa lomba kali ini sangat spesial.

Dua hari sebelum lomba dilaksanakan, wali kelas kami, Ibu Dewi Arimbi menyampaikan tema yang diangkat yaitu Cawan Cinta Tuhan. Kami sangat antusias berunding memikirkan ide yang cocok dengan tema kali ini. Banyak sekali ide yang muncul sehingga Ibu Dewi Arimbi mengusulkan untuk mengadakan voting memilih ide yang paling cocok. Akhirnya terpilihlah “The Last Supper” sebagai judul kelas kami. The Last Supper ini menceritakan perjamuan malam terakhir Tuhan Yesus bersama kedua belas muridnya. Jadi kami membuat perjamuan beralaskan buku yang bertulis ayat, yaitu Matius 26: 17-20 tentang perjamuan malam terakhir Tuhan Yesus. Maksudnya adalah kami dapat membayangkan apa yang terjadi ketika membaca ayat itu di Alkitab. Setelah itu kami membagi tugas, ada teman kami yang membuat meja, ada yang menghias telur, ada yang membuat buku, dan masih banyak lagi. Bahan-bahan yang digunakan pun sederhana dan mudah didapatkan. Untuk membuat meja kami menggunakan kertas karton, selain itu kami juga menggunakan gabus dan clay. Kelas kami sangat kompak sehingga hampir setiap siswa berperan dalam pembuatan karya ini.

Pada hari Sabtu, 11 April 2015, lomba pun dilaksanakan. Kami memiliki waktu menghias selama kurang lebih 2 jam. Kami mengatur meja dan mulai bekerja. Semua terlihat sangat sibuk sehingga tidak terasa waktu mengerjakan akan segera berakhir. Setelah memastikan hasil karya kami sudah selesai dengan sempurna, beberapa anak menuju ke ruang guru untuk mengumpulkannya. Di ruang guru kami melihat hasil karya dari kelas lain yang bagus-bagus. Namun kami tetap percaya diri akan apa yang sudah kami kerjakan. Di depan para juri kami dipersilahkan untuk mempresentasikan hasil karya kami.

Beberapa menit sebelum bel pulang sekolah dibunyikan, guru membacakan nilai yang diperoleh oleh setiap kelas. Dan kelas kami ditetapkan sebagai pemenang lomba menghias telur antar kelas X. Kami bersorak gembira dan mengucap syukur. Menurut kami lomba ini sangat mengesankan karena mengajarkan kami untuk bekerja sama dan mau mendengarkan pendapat dari orang lain.

paskah1.jpgpaskah2.jpgpaskah3.jpg

Seribu Kata Satukan Bangsa

“Bulan Bahasa” semua siswa pasti pernah mengetahui kegiatan tersebut, karena diadakan oleh setiap sekolah. Kalian tahu nggak sih, Bulan Bahasa itu apa? Apa yang mungkin teman-teman tahu saat ini, Bulan Bahasa adalah hari dimana sekolah kita mengadakan lomba-lomba dan bazaar dengan tema berbau kebangsaan, ya kan?

Menurut kamus, Bulan Bahasa adalah suatu program yang menfokuskan kampanye untuk mencintai Bahasa Negara kita, Bahasa Indonesia. Tujuan dari perayaan ini adalah untuk memberi pembelajaran pada masyarakat Indonesia agar dapat menumbuhkan dan selanjutnya memartabatkan Bahasa kebangsaan Negara kita dalam berbagai aspek dan bidang yang bisa melaju ke arah pelestarian Bahasa Indonesia sebagai bahasa Internasional.

Pada hari Sabtu, 8 November 2014, sekolah kami SMA Kristen Petra 2 atau yang lebih dikenal dengan Maprada, mengadakan hari Bulan Bahasa dengan tema “Seribu Kata Satukan Bangsa”. Tema ini mempunyai arti khusus, bahwa banyak bahasa daerah di Indonesia yang beragam jenisnya, dan semuanya memiliki arti untuk mempersatukan bangsa kita!

Kelas kami, X-MIPA 3, sebagai anggota keluarga Maprada juga turut berpartisipasi dalam keseluruhan program Bulan Bahasa ini. Persiapan yang kami lakukan pada saat-saat sebelum lomba sebenarnya tidak banyak, mengingat keterbatasan waktu persiapan yang diberikan. Hanya 4 hari! Hari pertama kami mendapat publikasi dari OSIS tentang kegiatan Bulan Bahasa yang diadakan. Kemudian kami memilih peserta lomba Bulan Bahasa. Ada 4 lomba yang akan diadakan, yaitu Katakan Cinta pada Indonesia, Berbalas Pantun, Sekarung Peribahasa, dan lomba membuat poster Persatuan Indonesia.

Pertama, sangatlah susah untuk memilih diantara teman-teman kami siapa yang akan mengikuti lomba-lomba tersebut. Karena mayoritas dari X-MIPA 3 sudah berpartisipasi dalam bazaar sekolah sebagai anggota organisasi dan klub sekolah kami. Belum lagi dikurangi peserta Litbang, sehingga pada akhirnya hanya setengah dari kelas kami yang dapat mewakili X-MIPA 3. Kelas kami juga harus menyiapkan bazaar. Esoknya, beberapa sukarelawan bersedia untuk maju mewakili kelas kami. Yay!

Persiapan lomba teman-teman kami bisa dibilang unik, bahkan ada yang mendapatkan ide pantun di dalam kamar mandi! Semua rasa tegang dan takut dapat mereka lewati dengan canda tawa teman-teman sekelas dan dukungan dari wali kelas kami. Masing-masing memegang tugas dan peranan yang penting. Seperti para peserta pembuat poster, masing-masing membagi tugas dan mengeluarkan idenya.

Sampai pada akhirnya tibalah hari-H. Siap atau tidak siap, kami tetap harus menghadapi kelas-kelas lain yang “kelihatannya” jauh lebih hebat. Teng-teng! Setelah perjuangan yang berat, akhirnya kami dan teman-teman berhasil merampungkan semua kegiatan yang ada dan usailah sudah perayaan Bulan Bahasa sekolah kami.

Dengan adanya bazaar dan lomba-lomba yang telah diadakan di sekolah kami, kami dapat merasakan banyak sekali manfaat. Diantaranya, sebagai refreshing ditengah-tengah hari hari ulangan kami yang menyesakkan, lalu dapat bersaing secara sehat dengan teman-teman di luar kelas kami, dan juga meningkatkan kekompakan di kelas kami. Kami juga telah menyadari pentingnya berbahasa Indonesia yang baik dan benar, dan bisa lebih menghargai bahasa negara kami.

Beberapa hari telah lewat, dan kegiatan belajar-mengajar kami lewati seperti hari-hari biasanya. Sampai pada suatu hari, pada saat jam pulang sekolah, seorang anggota OSIS mengumumkan melalui sentral juara-juara dari lomba Bulan Bahasa. Kami semua tidak berpikiran untuk mendapatkan juara pertama, bahkan untuk meraih Top 3 pun pada awalnya tidak kami pikirkan. Namun ketika kelas-kelas pemenang dibacakan, terdengar bahwa kelas X-MIPA 3 meraih juara satu! Hooray! Kelas kami langsung berubah dari “kegaduhan usai pelajaran” menjadi “sorak-sorai kemenangan”.

Akhir cerita, bukan kemenangan-lah yang berkesan bagi kami. Mungkin iya, namun hanya sebagian kecil saja. Apa yang berkesan bagi kami adalah ketika kami semua telah melakukan dan menyelesaikan semua bagian-bagian kami dalam berpartisipasi untuk merayakan Hari Bulan Bahasa. Kami dapat bekerjasama, bekerja keras, dan semua itu membuahkan hasil. Belum lagi ini adalah sebuah pengalaman yang penting dan menyenangkan selama kami bersekolah di Petra 2.

Teman-teman, hargailah bangsa kita tercinta ini, dengan berbahasa Indonesia dan juga melestarikan bahasa-bahasa daerah lain yang telah turut serta menghidupi Indonesia. Kita mungkin berbeda agama, keyakinan, suku, ras, asal-usul, namun kita tetaplah satu kesatuan. Satu Bangsa. Satu Bahasa. Janganlah takut dan malu untuk berbicara dengan bahasa negara kita,dan mari kita bersama-sama mempertahankan sebagai bahasa utama kita. Seribu Kata, Satukan Bangsa!

seribu_kata1.jpgseribu_kata2.jpgseribu_kata3.jpgseribu_kata4.jpgseribu_kata5.jpgseribu_kata6.jpgseribu_kata7.jpg

For Our Future

Life is full of choice, hidup penuh dengan pilihan. Setiap orang memiliki pilihan dalam hidupnya, begitu juga remaja tetap tidak luput dari pilihan. Kali ini pada tanggal 8 september 2014, SMA Kristen Petra 2 menyelenggarakan Pameran Pendidikan (University and College Exhibition), dengan tujuan untuk membimbing setiap siswa dalam mengambil keputusan ketika memilih jurusan di perguruan tinggi. Event pameran ini diawali dengan Technical Meeting di aula kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SMA Kristen Petra 2 sebagai tanda dimulainya Pameran dan Presentasi Pendidikan Tinggi.

Pameran Pendidikan berlangsung meriah dengan diikuti 35 stand yang terdiri dari 25 peserta, yaitu 12 peserta perwakilan university dan college dan 13 peserta lainnya perwakilan agen pendidikan di luar negeri. Para siswa tampak antusias dengan University and College Exhibition ini, dengan antusias mereka mendatangi setiap stand yang diminati. Selain siswa,para orang tua murid juga tampak puas dengan pameran ini yang sangat membantu siswa dalam menentukan pilihan perguruan tinggi yang diminati. Pameran berlangsung dalam suasana yang semarak namun edukatif.

Menyadari akan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan putra-putrinya, pada acara ini setiap orang tua siswa juga diundang untuk menyaksikan pameran pendidikan. Berikut ini pendapat orang tua siswa mengenai pameran pendidikan tsb, Bapak Ricky Sanjaya, orang tua dari siswi SMA Kristen Petra 2 , Lois Theodora XIIA-5, memberi pujian bahwa pameran pendidikan ini diselenggarakan dengan sangat professional. Menurutnya, tujuan dari pameran ini sudah terwujud dengan diperolehnya informasi yang sangat membantu orang tua dalam menentukan pilihan perguruan tinggi untuk putra putrinya. Tidak hanya orang tua, sasaran utama dari pameran ini, siswa-siswi yang hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sangat merasakan manfaatnya. Misalkan Richard Sugianto siswa jurusan IPA kelas XIIA-1 menyampaikan kesan, pamerannya ramai dan sangat membantu saya dalam menentukan jurusan di perguruan tinggi. Setelah melihat pameran ini saya semakin mantap untuk melanjutkan pendidikan di jurusan teknik informatika.

Selanjutnya bagaimana dengan siswa jurusan ips? Berikut pendapat Jeanny Angela kelas XIIS-4, dia merasa pameran ini sangat berguna, karena lebih mudah memperoleh informasi pendidikan untuk studi selanjutnya dan dia berminat untuk memilih jurusan perhotelan. Demikian juga dengan Joshua Alvin Juanda siswa XIIS-1 bertutur, pamerannya bagus, pelaksanaannya teratur dan membuka wawasan siswa lebih luas bagi tentang dunia pendidikan. Tetapi bukan hanya universitas lokal, ada juga agen-agen pendidikan luar negeri yang dapat membantu siswa-siswi yang berminat melanjutkan pendidikan di luar negeri misalkan ke Singapore, Australia, China dan lain-lain disertai penawaran berbagai bentuk bea siswa. 

Pameran yang berlangsung dengan meriah namun teratur ini menjadi bukti bahwa respon siswa terhadap program Pameran Pendidikan sangat positif sehingga setiap siswa dapat memilih jurusan di perguruan tinggi dengan tepat, sesuai dengan minat, cita-cita, dan potensi masing-masing. Perguruan tinggi mengambil peran penting dalam kami menentukan masa depan, oleh karena itu kami tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, karena apapun pilihan kami akan menentukan masa depan kami. Sudahkah kamu mengambil keputusan tersebut?

pameran1.jpgpameran2.jpgpameran3.jpgpameran4.jpgpameran5.jpgpameran6.jpg

Seribu Darah Satu Arah

“DIRGAHAYU INDONESIAAAAA!!!” pekikan ini terdengar di seantero nusantara pada tanggal 17 Agustus silam. Dalam memperingati hari bahagia ini, di berbagai tempat dirayakan dengan meriah. Tidak ketinggalan sekolah kami SMA. Kristen Petra 2, turut memeriahkan gemuruh HUT RI dengan mengadakan beberapa kegiatan yang menarik yaitu lomba dan bazaar. Adapun tema yang diangkat oleh OSIS tahun ini adalah “Seribu Dara Satu Arah” yang berarti, perjuangan patriot – patriot bangsa pada masa lampau semata – mata demi satu tujuan mulia yaitu kemerdekaan Bangsa Indonesia. Namun setelah kemerdekaan, ada tujuan lain yang harus kita capai yaitu kesejahteraan dan kemakmuran bangsa ini.

Kegiatan kami dimulai pukul setengah 7 dengan kegiatan jalan sehat oleh seluruh siswa MAPRADA dengan arahan dari bapak dan ibu guru. Kemudian dilanjutkan dengan berbagai lomba dan kegiatan seperti lomba tarik tambang, lomba balap karung , dan lomba dodge ball, acara ini menjadi semakin meriah karena diadakannya bazaar kelas dan organisasi di SMA Kristen Petra 2.

Dodge ball, lomba yang baru kita adakan tahun ini mendapat respon yang paling meriah dari peserta MAPRADA. Panas terik matahari yang menyengat kulit tidak dihiraukan oleh para peserta. Dengan semangat perjuangan, para peserta berusaha sekuat tenaga mereka untuk memenangkan lomba. Acara hari ini ditutup pada pukul 12.

Keesokan harinya kami mengikuti upacara bendera dengan para pengurus OSIS yang bertindak sebagai petugas upacara. Upacara bendera yang diadakan di SMA Kristen Petra 2 sangat unik karena kita membuat barisan yang terdiri dari 70 siswa dan dibagi menjadi barisan 17, barisan 8, dan barisan 45.

Meskipun upacara tahun ini jatuh pada hari minggu namun seluruh siswa MAPRADA tetap antusias mengikuti kegiatan upacara maupun kegiatan lomba 17-an. Beginilah kegiatan kami di SMA Kristen Petra 2 yang dipenuhi dengan keantusiasan dan semangat para peserta dalam memperingati ulang tahun Bangsa Indonesia. 

boost the values reap the success