| |

“Homodigitus”; Tunas dan Harapan di Zaman Now

FOTO_GEMA_DES_1.jpgFOTO_GEMA_DES_2.jpgFOTO_GEMA_DES_3.jpg

Hai semuanya! jadi, kali ini saya mau sedikit cerita nih. Sekolahku SMP Kristen Petra 4 mengadakan ibadah natal pada tanggal 13 Desember 2019 di Gereja GKI. Kami berangkat bersama dengan berjalan kaki menuju ke gereja yang jaraknya tidak jauh. Ibadah di mulai pukul 08.00 yang dikemas dengan cara menarik karena ada persembahan tarian balet dari Jesselyn dan Belinda yang membuka ibadah dan perayaan Natal, juga permainan biola dari siswa kelas 7, serta solo dari Kezia Sawong siswa kelas IX. Ibadah dipimpin oleh Pdt. Leonard, beliau mengingatkan kepada kami, bahwa nantinya kamilah yang akan menguasai dunia ini. bagaimana bentuk dunia, kami sendirilah yang harus memikirkan. Oleh karena itu sebagai manusia homodigitus kami harus pandai mengatur waktu dengan gadget yang ada ditangan kami. Bukan gadget yang menguasai kami, tapi kamilah yang harus menguasainya karena kmi berkuasa di dunalam dunia ini. Kami juga diajak untuk menyaksikan cuplikan drama yang diperankan oleh para menteri yang berjudul “Sekolah Anti Korupsi”. Di video tersebut kami diarahkan untuk tidak korupsi uang apalagi korupsi waktu. kami haruslah menjadi siswa yang berakhlak baik, bukan hanya tentang nilai mata pelajaran semata.

Setelah perayaan natal, acara dilanjutkan dengan berbagai lomba. Ada lomba madding, lomba lettering, dan lomba duet vokal. Di akhir jam pelajaran, Wali Kelas memberi kami souvernir natal berupa tas dari sekolah. Wah! Perayaan Natal kali ini sangat berkesan di hati kami, karena Sang Tunas Pembawa Harapan, memberikan makna bahwa kamilah homodigitus; remajalah tunas dan harapan bagi bangsa dan negara yang dalam hidup dan masa depan.

-Ernestine-8-4

Karya Wisata

Pada tanggal 10 Desember 2019, siswa-siswi SMA Kristen Petra 2 kelas XI IPA melakukan kegiatan karya wisata ke Taman Safari Indonesia II yang terletak di Prigen, Pasuruan. Sebelum berangkat, kami berkumpul di sekolah terlebih dahulu pada pukul 06.30 WIB dan masuk ke kelas kami masing-masing untuk mendengarkan instruksi dari bapak-ibu guru yang turut mendampingi kami. Kemudian, pada pukul 08.00 WIB, kami pun memulai keberangkatan ke Taman Safari dengan menaiki bus. Perjalanan dari Surabaya ke Taman Safari memakan waktu sekitar dua jam perjalanan.

 
P_20191210_150817_vHDR_On_HP.jpg20191210_151015.jpgP_20191210_150750_vHDR_On_HP.jpg20191210_151709_resized.jpg

Kami sampai ke tempat tujuan sekitar pukul 10.00 WIB. Sesampainya di Taman Safari, kami diberi tiket masuk berupa gelang kertas yang harus dipakai di pergelangan tangan. Sebelum masuk ke dalam, kami diberi kesempatan untuk ke toilet dan melihat-lihat pemandangan terlebih dahulu. Setelah itu, kami masuk ke bus masing-masing dan memulai perjalanan Safari Adventure dimana kami diajak berkeliling dan melihat-lihat berbagai macam hewan yang hidup dan tinggal di kawasan tersebut menggunakan bus yang kami gunakan sebelumnya. Selama mengikuti Safari Adventure, kami didampingi oleh seorang guide yang memandu sekaligus memberikan penjelasan agar kami dapat mengetahui lebih lanjut tentang hewan-hewan yang ada di Taman Safari. Di kawasan Safari Adventure, binatang-binatang dari berbagai kawasan di dunia dibiarkan hidup bebas di ekosistem yang dibuat semirip mungkin dengan habitat aslinya. Mulai dari kalkun, beruang coklat, harimau benggala, orang utan kalimantan, gajah sumatra, banteng jawa, dan berbagai hewan lainnya dapat kami amati sepanjang perjalanan. Kami tidak perlu khawatir terhadap hewan-hewan tersebut karena pihak pengelola telah memberikan pembatas keamanan agar beberapa hewan tidak terlalu dekat ataupun membahayakan pengunjung.

Setelah melewati Safari Adventure, bus kami berhenti di lapangan parkir yang telah disiapkan dan kami diturunkan di kawasan rekreasi untuk melanjutkan kegiatan selanjutnya. Tak lupa kami mengabadikan foto bersama dengan masing-masing kelas terlebih dahulu di depan pintu masuk kawasan rekreasi. Setelah itu kami segera mengikuti arahan petugas dan menuju ke tempat atraksi gajah. Sayangnya, kami tidak sempat melihat keseluruhan atraksi tersebut karena kami datang terlambat dan hanya dapat melihat bagian akhir pertunjukkan saja. Kemudian, kami pun makan siang bersama untuk mengisi perut yang sudah keroncongan. Seusai makan siang, kami berjalan kaki menuju ke kawasan Australiana. Di kawasan ini kami dapat melihat-lihat fauna khas Benua Australia, salah satu contohnya yaitu, walabi dan kangguru.

Kegiatan kami selanjutnya adalah melihat atraksi lumba-lumba. Kami semua duduk di podium bertingkat dan menikmati atraksi yang lucu dan menarik dari mamalia laut tersebut. Tidak hanya lumba-lumba, pada atraksi tersebut juga terdapat pertunjukkan berang-berang dan anjing laut yang telah dilatih oleh pelatih khusus untuk menampilkan atraksi menarik, seperti memasukkan bola ke dalam ring basket, berjalan di atas tabung yang menggelinding, dan tarian anjing laut bersama pelatihnya. Di sini, kami juga dapat memberikan bantuan berupa dana konservasi untuk membantu upaya konservasi mamalia laut lainnya.

Kemudian, kami berpindah ke tempat pertunjukkan aneka satwa. Di tempat ini, terdapat pertunjukkan drama oleh berbagai macam hewan dan beberapa orang yang turut ambil bagian dalam drama tersebut. Dalam pertunjukkan ini terdapat aksi dari anjing pudel, kucing, orang utan, dan burung kakaktua yang bekerja sama untuk mengusir pemburu dari wilayah mereka. Pertunjukkan drama ini memberikan pesan kepada para penonton untuk menjaga alam beserta isinya agar dapat dinikmati oleh generasi selanjutnya di masa yang akan datang. Kami sangat terhibur dengan oleh aksi-aksi lucu dari para pemeran drama tersebut.

Selanjutnya, kami menuju kawasan Baby Zoo dan melihat atraksi harimau putih. Dari atraksi tersebut, kami dapat melihat keahlian harimau putih dalam melompat, memanjat pohon dan menangkap mangsa. Kemudian, kami berjalan menuju ke Aquatic World. Di sini, kami bisa melihat berbagai jenis penguin, anjing laut, dan berang-berang. Terdapat pula kawasan khusus reptil, dimana kami dapat melihat berbagai jenis ular, mulai dari yang berukuran kecil hingga yang berukuran besar, dan juga terdapat hewan-hewan sejenis kadal. Kemudian dilanjutkan dengan melihat-lihat Taman Burung. Di sini terdapat berbagai jenis burung berwarna-warni yang memiliki rupa yang menarik. Barulah kemudian kami sampai di tempat yang khusus digunakan untuk berfoto dengan hewan-hewan yang ada di Taman Safari, yaitu, orang utan, harimau sumatra, dan lain-lain yang dipungut biaya tambahan. Dalam berfoto, kami tidak perlu takut terhadap hewan-hewan tersebut karena terdapat petugas yang ikut menjaga keamanan dan memberikan instruksi dalam berfoto.

Setelah itu, tak terasa waktu sudah menjelang sore dan kami pun sudah sampai di penghujung kegiatan karya wisata di Taman Safari ini. Setelah puas berfoto dan menikmati pesona hewan-hewan di Taman Safari, kami kembali ke bus masing-masing dan melakukan perjalanan pulang ke Surabaya. Sekitar pukul 17.30 WIB, kami telah sampai kembali ke sekolah kami. Hari ini memang terasa melelahkan, tapi di sisi lain, kami juga merasa senang karena bisa mendapatkan pengalaman baru dan menikmati kebersamaan bersama teman-teman kami di penghujung semester I ini.  Melalui kegiatan karya wisata ini, kami belajar banyak hal dan semakin menyadari betapa agungnya Sang Maha Kuasa yang telah menciptakan alam beserta isinya. Sudah selayaknya kita turut menjaga dan melindungi alam, serta melestarikan ciptaan Tuhan ini agar dapat dinikmati oleh anak cucu kita di masa depan.Dibuat Oleh : Eillen Theodora, XI A-3 / 10.

Maprada dan Kemerdekaan

IMG 4115

Tujuh belas Agustus tahun empat lima... sering kali kita mendengar lagu itu di bulan Agustus, bulan kemerdekaan Indonesia. Para pahlawan yang dulu memperjuangkan kemerdekaan melawan dan mengusir penjajah, mengibarkan bendera merah putih kebanggaan kita. Tentunya kita harus menghargai jasa pahlawan yang sudah gugur mendahului kita, selain mengadakan upacara bendera di tanggal 17 Agustus, sering diadakan lomba-lomba untuk memperingati HUT RI ke 74, seperti yang dilakukan warga SMA Kristen Petra 2.

 

Pagi yang cerah di tanggal 16 Agustus 2019, diadakan senam bersama seluruh kelas X, XI, XII. Setelah itu, diadakan berbagai acara maupun lomba-lomba untuk memperingati HUT RI ke 74. Paling ditunggu dan paling seru, lomba tarik tambang, menjadi salah satu lomba yang banyak ditunggu-tunggu oleh banyak orang, karena sangat iconic dengan lomba-lomba kemerdekaan. Selain itu, ada lomba balap bakiak, tampah, dodgeball dan yang menjadi agenda setiap tahun, ada Maprada Got Talent sebagai ajang menunjukan bakat siswa Maprada.

Kegiatan Pramuka dan Kompas Generasi Baru (KGB)

Pada hari Selasa, 11 Juni 2019, SMA Kristen Petra 2 mengakhiri kegiatan-kegiatan akhir semester genap. Kegiatan-kegiatan ini berlangsung selama 6 hari. Adapun kegiatan-kegiatan tersebut ialah Pramuka, Kompas Generasi Baru (KGB), art and charity, bazaar, motivasi dari alumni, perpisahan kelas, kebaktian akhir tahun, dan kerja bakti. Namun, sekarang kami akan menceritakan 2 kegiatan dari 8 kegiatan yang ada, yaitu Pramuka dan KGB. Sebelum itu, mari kita bersama-sama mengenal terlebih dahulu apa itu pramuka?

IMG 6815

Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti jiwa muda yang suka berkarya. Sebelum singkatan Pramuka ditetapkan, kata Pramuka diambil oleh Sultan Hamengkubuwono IX dari kata “Poromuko” yang berarti pasukan terdepan dalam perang. Nama organisasi pendidikan non-formal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia adalah Gerakan Pramuka Indonesia. Gerakan Pramuka Indonesia didirikan pada 14 Agustus 1961 dan dipimpin oleh Ketua Kwartir Nasional, yang saat ini dijabat oleh Budi Waseso. Pramuka merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka yang meliputi Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak, dan Pramuka Pandega.

Pekan Olahraga Pelajar Maprada

IMG 6459

POPMA atau Pekan Olahraga Pelajar Maprada merupakan program tahunan yang diadakan oleh OSIS SMA Kristen Petra 2. Tujuan diadakan POPMA adalah untuk meningkatkan sportivitas serta kerjasama antar team pemain sesama warga Maprada . Pelaksanaan POPMA tahun ini diadakan selama tujuh hari, yaitu 20-21, 23-24, dan 27-29 Mei 2019. Kegiatan POPMA ini bertempat di lapangan tengah (SMP), aula, ruang kelas XI IPA 1, dan depan ruang kelas XII IPA 1 SMA Kristen Petra 2. Berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan adalah basket putra, basket putri, futsal, badminton ganda putra, badminton ganda campuran, tenis meja, dan catur. Selama POPMA diadakan bazar yang diikuti oleh berbagai organisasi dan unit kegiatan di SMA Kristen Petra 2. Seluruh peserta POPMA telah menjalani kegiatan ini dengan sportif dan tertib. Masyarakat Petra 2 pun juga bersikap antusias terhadap pertandingan-pertandingan yang telah diselenggarakan.

boost the values reap the success