| |

Seribu Kata Satukan Bangsa

“Bulan Bahasa” semua siswa pasti pernah mengetahui kegiatan tersebut, karena diadakan oleh setiap sekolah. Kalian tahu nggak sih, Bulan Bahasa itu apa? Apa yang mungkin teman-teman tahu saat ini, Bulan Bahasa adalah hari dimana sekolah kita mengadakan lomba-lomba dan bazaar dengan tema berbau kebangsaan, ya kan?

Menurut kamus, Bulan Bahasa adalah suatu program yang menfokuskan kampanye untuk mencintai Bahasa Negara kita, Bahasa Indonesia. Tujuan dari perayaan ini adalah untuk memberi pembelajaran pada masyarakat Indonesia agar dapat menumbuhkan dan selanjutnya memartabatkan Bahasa kebangsaan Negara kita dalam berbagai aspek dan bidang yang bisa melaju ke arah pelestarian Bahasa Indonesia sebagai bahasa Internasional.

Pada hari Sabtu, 8 November 2014, sekolah kami SMA Kristen Petra 2 atau yang lebih dikenal dengan Maprada, mengadakan hari Bulan Bahasa dengan tema “Seribu Kata Satukan Bangsa”. Tema ini mempunyai arti khusus, bahwa banyak bahasa daerah di Indonesia yang beragam jenisnya, dan semuanya memiliki arti untuk mempersatukan bangsa kita!

Kelas kami, X-MIPA 3, sebagai anggota keluarga Maprada juga turut berpartisipasi dalam keseluruhan program Bulan Bahasa ini. Persiapan yang kami lakukan pada saat-saat sebelum lomba sebenarnya tidak banyak, mengingat keterbatasan waktu persiapan yang diberikan. Hanya 4 hari! Hari pertama kami mendapat publikasi dari OSIS tentang kegiatan Bulan Bahasa yang diadakan. Kemudian kami memilih peserta lomba Bulan Bahasa. Ada 4 lomba yang akan diadakan, yaitu Katakan Cinta pada Indonesia, Berbalas Pantun, Sekarung Peribahasa, dan lomba membuat poster Persatuan Indonesia.

Pertama, sangatlah susah untuk memilih diantara teman-teman kami siapa yang akan mengikuti lomba-lomba tersebut. Karena mayoritas dari X-MIPA 3 sudah berpartisipasi dalam bazaar sekolah sebagai anggota organisasi dan klub sekolah kami. Belum lagi dikurangi peserta Litbang, sehingga pada akhirnya hanya setengah dari kelas kami yang dapat mewakili X-MIPA 3. Kelas kami juga harus menyiapkan bazaar. Esoknya, beberapa sukarelawan bersedia untuk maju mewakili kelas kami. Yay!

Persiapan lomba teman-teman kami bisa dibilang unik, bahkan ada yang mendapatkan ide pantun di dalam kamar mandi! Semua rasa tegang dan takut dapat mereka lewati dengan canda tawa teman-teman sekelas dan dukungan dari wali kelas kami. Masing-masing memegang tugas dan peranan yang penting. Seperti para peserta pembuat poster, masing-masing membagi tugas dan mengeluarkan idenya.

Sampai pada akhirnya tibalah hari-H. Siap atau tidak siap, kami tetap harus menghadapi kelas-kelas lain yang “kelihatannya” jauh lebih hebat. Teng-teng! Setelah perjuangan yang berat, akhirnya kami dan teman-teman berhasil merampungkan semua kegiatan yang ada dan usailah sudah perayaan Bulan Bahasa sekolah kami.

Dengan adanya bazaar dan lomba-lomba yang telah diadakan di sekolah kami, kami dapat merasakan banyak sekali manfaat. Diantaranya, sebagai refreshing ditengah-tengah hari hari ulangan kami yang menyesakkan, lalu dapat bersaing secara sehat dengan teman-teman di luar kelas kami, dan juga meningkatkan kekompakan di kelas kami. Kami juga telah menyadari pentingnya berbahasa Indonesia yang baik dan benar, dan bisa lebih menghargai bahasa negara kami.

Beberapa hari telah lewat, dan kegiatan belajar-mengajar kami lewati seperti hari-hari biasanya. Sampai pada suatu hari, pada saat jam pulang sekolah, seorang anggota OSIS mengumumkan melalui sentral juara-juara dari lomba Bulan Bahasa. Kami semua tidak berpikiran untuk mendapatkan juara pertama, bahkan untuk meraih Top 3 pun pada awalnya tidak kami pikirkan. Namun ketika kelas-kelas pemenang dibacakan, terdengar bahwa kelas X-MIPA 3 meraih juara satu! Hooray! Kelas kami langsung berubah dari “kegaduhan usai pelajaran” menjadi “sorak-sorai kemenangan”.

Akhir cerita, bukan kemenangan-lah yang berkesan bagi kami. Mungkin iya, namun hanya sebagian kecil saja. Apa yang berkesan bagi kami adalah ketika kami semua telah melakukan dan menyelesaikan semua bagian-bagian kami dalam berpartisipasi untuk merayakan Hari Bulan Bahasa. Kami dapat bekerjasama, bekerja keras, dan semua itu membuahkan hasil. Belum lagi ini adalah sebuah pengalaman yang penting dan menyenangkan selama kami bersekolah di Petra 2.

Teman-teman, hargailah bangsa kita tercinta ini, dengan berbahasa Indonesia dan juga melestarikan bahasa-bahasa daerah lain yang telah turut serta menghidupi Indonesia. Kita mungkin berbeda agama, keyakinan, suku, ras, asal-usul, namun kita tetaplah satu kesatuan. Satu Bangsa. Satu Bahasa. Janganlah takut dan malu untuk berbicara dengan bahasa negara kita,dan mari kita bersama-sama mempertahankan sebagai bahasa utama kita. Seribu Kata, Satukan Bangsa!

seribu_kata1.jpgseribu_kata7.jpgseribu_kata4.jpgseribu_kata3.jpgseribu_kata5.jpgseribu_kata2.jpgseribu_kata6.jpg

For Our Future

Life is full of choice, hidup penuh dengan pilihan. Setiap orang memiliki pilihan dalam hidupnya, begitu juga remaja tetap tidak luput dari pilihan. Kali ini pada tanggal 8 september 2014, SMA Kristen Petra 2 menyelenggarakan Pameran Pendidikan (University and College Exhibition), dengan tujuan untuk membimbing setiap siswa dalam mengambil keputusan ketika memilih jurusan di perguruan tinggi. Event pameran ini diawali dengan Technical Meeting di aula kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SMA Kristen Petra 2 sebagai tanda dimulainya Pameran dan Presentasi Pendidikan Tinggi.

Pameran Pendidikan berlangsung meriah dengan diikuti 35 stand yang terdiri dari 25 peserta, yaitu 12 peserta perwakilan university dan college dan 13 peserta lainnya perwakilan agen pendidikan di luar negeri. Para siswa tampak antusias dengan University and College Exhibition ini, dengan antusias mereka mendatangi setiap stand yang diminati. Selain siswa,para orang tua murid juga tampak puas dengan pameran ini yang sangat membantu siswa dalam menentukan pilihan perguruan tinggi yang diminati. Pameran berlangsung dalam suasana yang semarak namun edukatif.

Menyadari akan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan putra-putrinya, pada acara ini setiap orang tua siswa juga diundang untuk menyaksikan pameran pendidikan. Berikut ini pendapat orang tua siswa mengenai pameran pendidikan tsb, Bapak Ricky Sanjaya, orang tua dari siswi SMA Kristen Petra 2 , Lois Theodora XIIA-5, memberi pujian bahwa pameran pendidikan ini diselenggarakan dengan sangat professional. Menurutnya, tujuan dari pameran ini sudah terwujud dengan diperolehnya informasi yang sangat membantu orang tua dalam menentukan pilihan perguruan tinggi untuk putra putrinya. Tidak hanya orang tua, sasaran utama dari pameran ini, siswa-siswi yang hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sangat merasakan manfaatnya. Misalkan Richard Sugianto siswa jurusan IPA kelas XIIA-1 menyampaikan kesan, pamerannya ramai dan sangat membantu saya dalam menentukan jurusan di perguruan tinggi. Setelah melihat pameran ini saya semakin mantap untuk melanjutkan pendidikan di jurusan teknik informatika.

Selanjutnya bagaimana dengan siswa jurusan ips? Berikut pendapat Jeanny Angela kelas XIIS-4, dia merasa pameran ini sangat berguna, karena lebih mudah memperoleh informasi pendidikan untuk studi selanjutnya dan dia berminat untuk memilih jurusan perhotelan. Demikian juga dengan Joshua Alvin Juanda siswa XIIS-1 bertutur, pamerannya bagus, pelaksanaannya teratur dan membuka wawasan siswa lebih luas bagi tentang dunia pendidikan. Tetapi bukan hanya universitas lokal, ada juga agen-agen pendidikan luar negeri yang dapat membantu siswa-siswi yang berminat melanjutkan pendidikan di luar negeri misalkan ke Singapore, Australia, China dan lain-lain disertai penawaran berbagai bentuk bea siswa. 

Pameran yang berlangsung dengan meriah namun teratur ini menjadi bukti bahwa respon siswa terhadap program Pameran Pendidikan sangat positif sehingga setiap siswa dapat memilih jurusan di perguruan tinggi dengan tepat, sesuai dengan minat, cita-cita, dan potensi masing-masing. Perguruan tinggi mengambil peran penting dalam kami menentukan masa depan, oleh karena itu kami tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, karena apapun pilihan kami akan menentukan masa depan kami. Sudahkah kamu mengambil keputusan tersebut?

pameran3.jpgpameran5.jpgpameran6.jpgpameran2.jpgpameran4.jpgpameran1.jpg

Seribu Darah Satu Arah

“DIRGAHAYU INDONESIAAAAA!!!” pekikan ini terdengar di seantero nusantara pada tanggal 17 Agustus silam. Dalam memperingati hari bahagia ini, di berbagai tempat dirayakan dengan meriah. Tidak ketinggalan sekolah kami SMA. Kristen Petra 2, turut memeriahkan gemuruh HUT RI dengan mengadakan beberapa kegiatan yang menarik yaitu lomba dan bazaar. Adapun tema yang diangkat oleh OSIS tahun ini adalah “Seribu Dara Satu Arah” yang berarti, perjuangan patriot – patriot bangsa pada masa lampau semata – mata demi satu tujuan mulia yaitu kemerdekaan Bangsa Indonesia. Namun setelah kemerdekaan, ada tujuan lain yang harus kita capai yaitu kesejahteraan dan kemakmuran bangsa ini.

Kegiatan kami dimulai pukul setengah 7 dengan kegiatan jalan sehat oleh seluruh siswa MAPRADA dengan arahan dari bapak dan ibu guru. Kemudian dilanjutkan dengan berbagai lomba dan kegiatan seperti lomba tarik tambang, lomba balap karung , dan lomba dodge ball, acara ini menjadi semakin meriah karena diadakannya bazaar kelas dan organisasi di SMA Kristen Petra 2.

Dodge ball, lomba yang baru kita adakan tahun ini mendapat respon yang paling meriah dari peserta MAPRADA. Panas terik matahari yang menyengat kulit tidak dihiraukan oleh para peserta. Dengan semangat perjuangan, para peserta berusaha sekuat tenaga mereka untuk memenangkan lomba. Acara hari ini ditutup pada pukul 12.

Keesokan harinya kami mengikuti upacara bendera dengan para pengurus OSIS yang bertindak sebagai petugas upacara. Upacara bendera yang diadakan di SMA Kristen Petra 2 sangat unik karena kita membuat barisan yang terdiri dari 70 siswa dan dibagi menjadi barisan 17, barisan 8, dan barisan 45.

Meskipun upacara tahun ini jatuh pada hari minggu namun seluruh siswa MAPRADA tetap antusias mengikuti kegiatan upacara maupun kegiatan lomba 17-an. Beginilah kegiatan kami di SMA Kristen Petra 2 yang dipenuhi dengan keantusiasan dan semangat para peserta dalam memperingati ulang tahun Bangsa Indonesia. 

Petra Parade 2014

Terharu bercampur bangga ketika panitia mengumumkan bahwa SMA Kristen Petra 2 meraih juara umum untuk kedua kalinya secara berturut-turut dalam perhelatan Petra Parade tahun 2014 setelah meraih trophy yang sama ditahun 2013. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini persaingan antarsekolah jauh lebih ketat sehingga sempat terjadi kejar-mengejar dalam peraihan medali. Dan akhirnya, puji Tuhan SMA Kristen Petra 2 berhasil meraih 18 medali, yang terdiri atas: 5 medali emas, 4 medali perak dan 9 medali perunggu.

Petra Parade adalah event tahunan yang diselenggarakan oleh Universitas Kristen Petra, event yang diikuti berbagai sekolah di jawa timur ini melombakan 16 jenis lomba yang diadakan oleh berbagai jurusan di UK Petra. Seperti tahun-tahun sebelumnya siswa siswi SMA Kristen Petra 2 selalu antusias dalam mengikuti lomba, hal ini terlihat dari animo pendaftar yang berasal dari berbagai kelas X,XI dan XII. Setiap siswa mempunyai alasan sendiri-sendiri dalam mengikuti lomba Petra Parade, Jason siswa kelas X-2 pemenang medali perunggu mengatakan “Saya mengikuti lomba ini karena ingin menyalurkan kemampuan saya dibidang Public Speaking dan menambah pengalaman dalam lomba bahasa inggris” kemudian Fransisca Andriani siswa kelas XI A-2 mengatakan “Setelah sering mengikuti berbagai lomba matematika ingin juga mencoba di bidang berbeda yaitu Business dan Tax Accounting untuk menambah pengetahuan dan prestasi selain pengalaman tentunya dan puji Tuhan kami bertiga, saya, Stefanny C dan Michael Yosua berhasil meraih medali emas” Lain lagi yang disampaikan oleh Isabela Viani Vastiti siswa kelas XIIA-1 bersama dengan Kezia kelas XIIA-4: “ Saya mengikuti lomba Tourism Rally Competition UKP karena tertarik hadiah bebas sebagian biaya spp sehingga bisa meringankan beban orang tua selain itu juga ingin tahu UKP seperti apa,sih karena saya bercita-cita melanjutkan sekolah di perguruan tinggi ini, akhirnya terkabul juga doa kami, dapat medali emas, thanks God”. Banyak memang alasan yang melatar belakangi siswa dalam mengikuti Petra Parade ini tetapi satu hal yang bisa ditarik kesimpulan mereka ingin mengaktualisasikan diri dan mengukur kemampuan baik pengetahuan ataupun kreativitas yang telah dimiliki.

Terima kasih kepada kepala sekolah, bapak dan ibu guru yang telah membimbing siswa-siswi SMA Kristen Petra 2 juga orang tua yang telah memberi dukungan kepada putra dan putrinya dalam lomba Petra parade 2014 ini dan tentunya Tuhan yang telah memberkati sekolah kami.

petra_parade.jpg

Malam Kesenian MAPRADA

Malam Kesenian Maprada yang telah dipersiapkan oleh panitia MKM sebagai wujud apresiasi Maprada terhadap keberagaman kebudayaan Indonesia telah terlaksana dengan sukses pada hari Sabtu tanggal 15 Februari 2014. MKM selain bertujuan menjadi wadah Maprada untuk menunjukkan bakat-bakatnya, juga dapat meningkatkan kreativitas Maprada dalam bidang seni, baik itu seni lukis, seni teater, seni vokal, dan lain-lain.

Acara MKM ini diawali dengan tarian pembuka dan fashion show, kemudian acara dibuka oleh MC. Seluruh siswa, guru, dan tamu yang hadir berdoa bersama yang dipimpin oleh Ibu Ruth. Kemudian bersama – sama menyanyikan lagu Mars Petra yang dipimpin oleh tim Dspectria kelas XII. Acara selanjutnya adalah penyambutan yang di bawakan oleh Kepala Sekolah SMA Kr. Petra 2 dan Ketua Program MKM.

boost the values reap the success