| |

Kunjungan Sekolah

Pada tanggal 27 Juli 2009, SMA Kristen Petra 2 kedatangan tamu pelajar dan mahasiswa dari Hongkong. Kedatangan mereka ke Indonesia, selain membawa misi pelayanan bagi pelajar Indonesia, mereka juga ingin melihat SMA Kristen Petra 2 dari dekat. Ketika rombongan tamu dari Hongkong ini datang, langsung disambut oleh tim orkestra. Setelah itu, mereka menyaksikan beberapa penampilan menarik dari para siswa. Dalam sambutannya, dr. Liliek Gondomono menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada para tamu, karena ketertarikan mereka pada salah satu sekolah yang dikelola oleh PPPK Petra. Selain itu, beliau mengundang tim pelajar dan mahasiswa dari Hongkong untuk datang menghadiri penampilan orkestra secara lengkap dari para pelajar PPPK Petra. Selain melihat dan berkeliling, mereka juga berdiskusi dengan pelajar dari SMA Kristen Petra 2. Sungguh pengalaman yang sangat berkesan!

Sekolah Rintisan Pusat Sumber Belajar (RPSB)

{gallery width=112}kegiatan_08.jpg{/gallery} {gallery width=112}kegiatan_09.jpg{/gallery}

Departemen Pendidikan Nasional, dalam hal ini Direktorat Pembinaan SMA, Jakarta, sedang membangun situs pembelajaran yang bernama PSB atau Pusat Sumber Belajar. Situs ini dibangun sebagai wadah pengumpulan karya guru-guru seluruh Indonesia, yang telah dilatih dalam kegiatan workshop pembuatan media pembelajaran/bahan ajar berbasis TIK, sejak tahun 2005 yang lalu. Dengan adanya situs PSB ini, guru-guru di seluruh Indonesia bisa memanfaatkan media pembelajaran/bahan ajar itu untuk pembelajaran di sekolahnya masing-masing, sehingga memungkinkan terjadinya pemerataan mutu pendidikan.

Sebagai awal pengembangan situs ini, ditunjuk 33 SMA di seluruh Indonesia sebagai sekolah inti RPSB. SMA Kristen Petra 2 adalah salah satu sekolah yang dipercaya sebagai sekolah RPSB itu. SMA Kristen Petra 2 dipercaya sebagai sekolah RPSB karena aktivitas guru-guru dalam pengembangan bahan ajar berbasis TIK (salah satu guru TIK terpilih sebagai fasilitator nasional pengembangan bahan ajar berbasis TIK). Beberapa kali guru dan siswa pernah mendapat penghargaan tingkat nasional dalam lomba pembuatan media pembelajaran berbasis TIK. Dan sarana yang dimiliki sekolah, cukup memadai untuk dikembangkan sebagai sekolah berbasis TIK. Jika ingin tahu lebih lanjut tentang situs PSB, kunjungi www.psb-psma.org.

Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa

{gallery width=112}kegiatan_05.jpg{/gallery} {gallery width=112}kegiatan_06.jpg{/gallery} {gallery width=112}kegiatan_07.jpg{/gallery}

Dalam rangka pembinaan terhadap siswa untuk menjadi seorang pemimpin, SMA Kristen Petra 2 mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Dalam latihan dasar kepemimpinan ini, siswa ditempa dalam berbagai latihan. Latihan-latihan ini meliputi cara bekerja sama, bekerja di dalam tim, serta bagaimana mengambil keputusan. Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa ini sangat bermanfaat sekali bagi siswa, karena hal-hal yang ada di dalam latihan dapat mereka terapkan di dalam kehidupan/berorganisasi yang mereka ikuti.

In House Training (IHT)

{gallery width=105}kegiatan_01.jpg{/gallery} {gallery width=105}kegiatan_02.jpg{/gallery} {gallery width=105}kegiatan_03.jpg{/gallery} {gallery width=105}kegiatan_04.jpg{/gallery}

Salah satu kegiatan peningkatan kualitas guru SMA Kristen Petra 2, yang telah ditunjuk sebagai sekolah standar nasional oleh Dirjen Pembinaan SMA, Jakarta, adalah In House Training. Kegiatan kali ini dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan, dengan pembahasan pembuatan media pembelajaran dan pembuatan soal dengan program Articulate Quiz Maker. Para guru diajak bagaimana cara membuat soal dengan program tersebut. Soal-soal yang dibuat oleh guru dapat diujikan secara online di ruang komputer, tanpa khawatir para siswa bekerja sama dengan siswa lain. Karena program ini akan mengacak setiap soal dan setiap jawaban yang diterima oleh para siswa.

Kegiatan Ekstrakurikuler

{gallery width=112}ekstrakurikuler.jpg{/gallery} Salah satu ekstrakurikuler yang mendapat tempat di hati para siswa adalah ekstrakurikuler pengembangan kepribadian. Ekstrakurikuler yang bertujuan agar para siswa dapat mengurus dirinya sendiri. Kegiatan yang mengajarkan tentang hal-hal sederhana yang dihadapi setiap hari, seperti menyetrika pakaian, memasang kancing baju, merias diri, dan masih banyak kegiatan lain yang sangat membantu para siswa belajar tentang keterampilan hidup, yang sangat berguna bagi kehidupannya kelak.
boost the values reap the success