| |

Pekan Olahraga Pelajar Maprada

IMG 6459

POPMA atau Pekan Olahraga Pelajar Maprada merupakan program tahunan yang diadakan oleh OSIS SMA Kristen Petra 2. Tujuan diadakan POPMA adalah untuk meningkatkan sportivitas serta kerjasama antar team pemain sesama warga Maprada . Pelaksanaan POPMA tahun ini diadakan selama tujuh hari, yaitu 20-21, 23-24, dan 27-29 Mei 2019. Kegiatan POPMA ini bertempat di lapangan tengah (SMP), aula, ruang kelas XI IPA 1, dan depan ruang kelas XII IPA 1 SMA Kristen Petra 2. Berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan adalah basket putra, basket putri, futsal, badminton ganda putra, badminton ganda campuran, tenis meja, dan catur. Selama POPMA diadakan bazar yang diikuti oleh berbagai organisasi dan unit kegiatan di SMA Kristen Petra 2. Seluruh peserta POPMA telah menjalani kegiatan ini dengan sportif dan tertib. Masyarakat Petra 2 pun juga bersikap antusias terhadap pertandingan-pertandingan yang telah diselenggarakan.

Now You See Me

LOMBA-MENGHIAS-TELUR.jpgLOMBA-BIBLE-QUIZ.jpgPENYERAHAN-HADIAH-2.jpgLOMBA-VOKAL-GRUP.jpgIBADAH-PASKAH.jpgLOMBA-MENGHIAS-TELUR-2.jpgPENYERAHAN-HADIAH.jpg

Paskah adalah perayaan terpenting dalam liturgi gerejawi Kristen. Umat Kristen memercayai bahwa Tuhan Yesus telah mati, disalibkan, dikubur, dan bangkit pada hari yang ketiga. Kebangkitannya ini menjadi bukti nyata bahwa Tuhan Yesus telah berhasil dalam mengalahkan maut. Kebangkitan Tuhan Yesus mengingatkan kita bahwa manusia telah ditebus dan diselamatkan dari perbudakan dosa. Manusia telah menjadi ciptaan yang baru dan telah menanggalkan perbuatannya yang lama. Salah satu cara kita dalam menghargai pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib adalah dengan berusaha agar memiliki hidup yang tetap kudus dan suci di hadapan-Nya, hidup berkenan dan menyenangkan hatiNya

Dalam kehidupan kita sehari-hari, Paskah mengingatkan kita agar tetap hidup di dalam jalan Tuhan. Ketika, kita ingin melakukan hal yang melenceng dari kebenaran-Nya, kita harus mengingat kembali pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib. Kematian-Nya di kayu salib akan membuat kita mengurungkan niat kita untuk melakukan hal yang bertentangan dengan Firman Tuhan. Pengorbanan-Nya di kayu salib juga yang telah mendamaikan hubungan kita dengan Allah dan menjadi bukti bahwa Tuhan Yesus mengasihi manusia. Lewat kematian-Nya di kayu salib, mengajarkan kita agar dapat mengasihi Tuhan dan sesama kita dengan segenap hati, jiwa, dan raga kita.

A Miraculous Night

alv--951.jpgalv--507.jpgalv--2058.jpgalv--2010.jpgalv--115.jpgalv--1146.jpgalv--125.jpgalv--606.jpgalv--395.jpg

Malam Kesenian Maprada (MKM) adalah acara pentas seni yang diadakan oleh SMA Kristen Petra 2 setiap dua tahun sekali. Merupakan program terbesar Maprada (sebutan untuk SMA Kristen petra 2), Malam Kesenian Maprada pada tahun ini mengambil tema “Chronicles: The Miraculous Night” yang berarti sekumpulan kejadian yang akan dikenang dalam diri kita. Malam Kesenian Maprada 2019 dilangsungkan pada hari Jumat, tanggal 8 Februari 2019, di Auditorium PPPK Petra.

Diperlukan waktu kurang lebih tiga bulan untuk mempersiapkan acara ini, mulai dari pemilihan konsep, audisi performers, hingga persiapan-persiapan lainnya. Malam Kesenian Maprada sendiri bertujuan untuk menjadi wadah bagi siswa-siswi Maprada untuk menampilkan bakat dan talenta mereka. Selain itu, Malam Kesenian Maprada juga mempererat tali persaudaraan di antara anggota Maprada.

Seganas Merah, Setulus Putih

Dalam menyemarakkan HUT Republik Indonesia ke 70, OSIS Maprada ( OSIS SMA Kristen Petra 2 ) mengadakan program 17an yang bertema “Seganas Merah, Setulus Putih!”. Program ini dilaksanakan pada 15 Agustus 2015 dan diikuti oleh seluruh Maprada. Berkaca pada pendidikan dan semangat nasionalisme para remaja yang mulai menurun, program ini merupakan langkah OSIS Maprada untuk membangkitkan semangat nasionalisme Maprada. Program ini diawali dengan jalan sehat, lomba-lomba, talent show, dan bazaar pada pukul 05.30 oleh OSIS. Lomba-lomba yang diadakan antara lain dodgeball, tarik tambang kerupuk, estafet belut, dan mini games. Diawali dengan jalan sehat, maprada yang telah menyentuh garis finish akan mendapat minum gratis dan langsung mengikuti lomba-lomba yang ada. Semua lomba dimainkan beregu dan bertempat di area parkir belakang sekolah. Lomba-lomba diikuti dengan sangat antusias oleh Maprada, karena lomba yang ada sangat menarik dan unik. Seperti tarik tambang kerupuk, pada lomba tersebut setiap peserta secara beregu menarik tali dan peserta paling belakang harus mengabiskan kerupuk yang disediakan. Untuk talent show, OSIS Maprada mengadakan Maprada’s Got Talent atau MGT. MGT tahun ini sangat menarik, diikuti oleh siswa kelas X, XI, dan XII. Bakat yang ditampilkan mulai dari menyanyi, acoustic, stand-up comedy, dan segala macam jenis tarian. MGT tahun ini bertujuan untuk mencari bakat yang akan ditampilkan saat MKM ( Malam Kesenian Maprada ) tahun 2015-2016. Kemudian ada bazaar yang bertujuan meramaikan suasana MGT dan lomba-lomba yang ada oleh seluruh organisasi sekolah. Keseluruhan program 17-an Maprada diakhiri pukul 12.00 sekaligus pembagian hadiah lomba.

Perayaan dilanjutkan pada hari Senin 17 Agustus 2015 dengan upacara bendera HUT RI ke-70. Upacara kali ini berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, karena dipimpin langsung oleh bapak Syafik selaku Camat Mulyorejo sebagai inspektur upacara dan bapak Dwi Sudarmono selaku perwakilan TNI AD sebagai pemimpin upacara. Juga hadir para undangan dari Kelurahan, KORPRI, POLRI, serta perwakilan SMP Kristen Petra 3. Untuk barisan paskibra, SMA Kristen Petra 2 memiliki formasi yang berbeda yaitu barisan 17, 8, dan 45 oleh OSIS bermakna tanggal Kemerdekaan RI. Barisan 17 bertugas memimpin barisan 8 dan 45, barisan 8 bertugas membawa dan mengibarkan bendera, serta barisan 45 yang bertugas mengawal barisan 17 dan 8. Untuk pengiring nyanyian, yang bertugas merupakan gabungan dari seluruh organisasi sekolah dan tim paduan suara sekolah (The Spectria) yang membawakan lagu "Indonesia Raya", "Rek Ayo Rek", "Surabaya", dan "Kebyar - Kebyar". Upacara dimulai pada pukul 07.00 dan dilaksanakan dengan tertib dan hikmat. Lalu dibacakan amanat berisikan pesan agar remaja di Surabaya lebih giat belajar dan mampu mengukir prestasi setinggi mungkin. Upacara diakhiri pukul 08.30 dengan mengemban misi untuk mengharumkan nama Surabaya dalam bidang pendidikan. Sekarang kitalah yang memilih mau meneruskan kemerdekaan yang telah diraih atau menyianyiakannya. Pilihan ada di tangan kita!

The Last Supper

Setiap mendengar kata paskah, apa yang terlintas di pikiranmu? Yup benar sekali, telur paskah. Dalam memperingati paskah tahun ini SMA Kristen Petra 2 mengadakan lomba menghias telur paskah. Menghias telur mungkin terdengar biasa, namun kelas kami, X IPA 1 merasa lomba kali ini sangat spesial.

Dua hari sebelum lomba dilaksanakan, wali kelas kami, Ibu Dewi Arimbi menyampaikan tema yang diangkat yaitu Cawan Cinta Tuhan. Kami sangat antusias berunding memikirkan ide yang cocok dengan tema kali ini. Banyak sekali ide yang muncul sehingga Ibu Dewi Arimbi mengusulkan untuk mengadakan voting memilih ide yang paling cocok. Akhirnya terpilihlah “The Last Supper” sebagai judul kelas kami. The Last Supper ini menceritakan perjamuan malam terakhir Tuhan Yesus bersama kedua belas muridnya. Jadi kami membuat perjamuan beralaskan buku yang bertulis ayat, yaitu Matius 26: 17-20 tentang perjamuan malam terakhir Tuhan Yesus. Maksudnya adalah kami dapat membayangkan apa yang terjadi ketika membaca ayat itu di Alkitab. Setelah itu kami membagi tugas, ada teman kami yang membuat meja, ada yang menghias telur, ada yang membuat buku, dan masih banyak lagi. Bahan-bahan yang digunakan pun sederhana dan mudah didapatkan. Untuk membuat meja kami menggunakan kertas karton, selain itu kami juga menggunakan gabus dan clay. Kelas kami sangat kompak sehingga hampir setiap siswa berperan dalam pembuatan karya ini.

Pada hari Sabtu, 11 April 2015, lomba pun dilaksanakan. Kami memiliki waktu menghias selama kurang lebih 2 jam. Kami mengatur meja dan mulai bekerja. Semua terlihat sangat sibuk sehingga tidak terasa waktu mengerjakan akan segera berakhir. Setelah memastikan hasil karya kami sudah selesai dengan sempurna, beberapa anak menuju ke ruang guru untuk mengumpulkannya. Di ruang guru kami melihat hasil karya dari kelas lain yang bagus-bagus. Namun kami tetap percaya diri akan apa yang sudah kami kerjakan. Di depan para juri kami dipersilahkan untuk mempresentasikan hasil karya kami.

Beberapa menit sebelum bel pulang sekolah dibunyikan, guru membacakan nilai yang diperoleh oleh setiap kelas. Dan kelas kami ditetapkan sebagai pemenang lomba menghias telur antar kelas X. Kami bersorak gembira dan mengucap syukur. Menurut kami lomba ini sangat mengesankan karena mengajarkan kami untuk bekerja sama dan mau mendengarkan pendapat dari orang lain.

paskah1.jpgpaskah3.jpgpaskah2.jpg

boost the values reap the success