| |

Hasil Tidak Pernah Mengkhianati Usaha

Halo teman-teman, pada kesempatan ini kami ingin menceritakan pengalaman kami, Jason Wiliam kelas XI IPA 5 dan Samuel Theopilus kelas XII IPA 1 dari SMA Kristen Petra 2 meraih juara 1 di HISAC 5 (High School Accounting Competition Season 5). Lomba beregu ini merupakan lomba tingkat Provinsi yang diadakan setiap tahun oleh Universitas Wijaya Kusuma. Lomba ini terbagi menjadi 4 babak dan diikuti oleh sekitar 54 peserta yang berasal MA/SMA/SMK dari beberapa kabupaten/kota yang tersebar dari Provinsi Jawa Timur hingga DKI Jakarta. Adapun tujuan kami untuk mengikuti lomba ini adalah untuk mendapatkan pengalaman baru dan tentunya mengasah kemampuan kami di bidang ekonomi dan akuntansi.

lomba ekonomi HISAC 5

Pada babak pertama, kami harus mengerjakan 100 soal dalam waktu 60 menit, itu terbilang waktu yang sangat cepat. Samuel mengerjakan sebagian soal, sedangkan saya mengerjakan soal lainnya dan menyalin jawaban di lembar jawaban komputer. Dengan pembagian tugas dan pengaturan waktu akhirnya kami dapat menyelesaikan 100 soal tersebut. Dari babak pertama hanya dipilih sebanyak 13 tim terbaik untuk melanjutkan ke babak kedua. Puji Tuhan, kami mendapat peringkat 1 di babak pertama. Pada babak kedua, setiap tim akan mengerjakan soal quiz yang ditayangkan di LCD dan kami menjawab melalui smartphone. Babak ini berlangsung dengan waktu yang cukup singkat. Oleh karena itu, kami sempat beberapa kali melakukan kesalahan dalam menjawab. Dari babak kedua hanya dipilih sebanyak 5 tim terbaik untuk melanjutkan ke babak ketiga. Puji Tuhan, kami lagi-lagi menduduki peringkat 1 di babak kedua ini meskipun awalnya kami sempat pesimis. Pada babak ketiga, kelima tim terbaik akan mengikuti cerdas cermat dengan saling berebut jawaban dengan cara mengangkat bendera. Sistem yang diberlakukan dalam babak ini adalah sistem poin dengan kebebasan bertaruh. Pada awalnya, setiap tim akan diberikan modal 50 poin yang akan dikembangkan oleh masing-masing tim seiring berjalannya cerdas cermat. Misalnya, kami memasang poin taruhan sebesar 20 poin, jika kami berhasil menjawab benar soal dari panitia maka kami akan mendapatkan 20 poin. Namun jika salah, maka kami akan dikurangi 20 poin. Kami hampir kalah di babak tersebut. Namun kami berhasil mengejar ketertinggalan poin dan menduduki peringkat ketiga untuk menuju ke babak final. Pada babak final, kami diminta untuk mempresentasikan mengenai pajak progresif. Jujur, awalnya kami belum diberitahu apapun mengenai tema yang akan dipresentasikan. Babak tersebut adalah babak dadakan yang bertujuan untuk mengukur pemahaman kami dalam dunia akuntansi dan ekonomi. Samuel memulai presentasi dengan menjelaskan definisi pajak progesif dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari. Seanjutnya Jason menjelaskan mengapa diberlakukan pajak progesif tersebut di Indonesia. Usai mempresentasikan topik di babak final, kami sangat tegang menunggu pengumuman. Awalnya, kami merasa kurang percaya diri. Apalagi saat melihat presentasi tim lawan yang menurut kami lebih baik. Namun saat pengumuman tiba, mukjizat Tuhan berkata lain, kami berhasil meraih juara 1! Puji Tuhan.

Secara keseluruhan, terdapat hal unik yang kami alami selama lomba berlangsung, yaitu sebelum babak 1, kami harus maju kedepan dan memainkan game Indonesia pintar karena salah ketika melakukan jargon. Selain itu pada babak ketiga, kami memilih mengangkat bendera untuk mempertahankan keadaan poin meskipun kami tidak tahu jawabannya. Pada babak terakhir, kami dengan percaya diri mempresentasikan tema tentang pajak progresif dan berusaha saling melengkapi  presentasi  kami.

Kami sangat berterimakasih kepada Kepala Sekolah yang telah memberi kesempatan mengikuti pelatihan  ekonomi di Litbang Petra dan di sekolah, dimana kami dapat belajar dan menyerap banyak ilmu mengenai akuntansi dan ekonomi. Kami juga berterimakasih kepada orang tua yang telah mendukung kami. Tidak lupa, kami juga berterimakasih kepada teman-teman yang telah memberikan dukungan kepada kami baik sebelum maupun setelah lomba.

Pesan kami untuk teman-teman : Kemenangan itu memang sulit untuk diraih tetapi bukan berarti mustahil untuk dicapai. Cobalah terus sampai kalian berhasil. Awalnya mungkin belum berbuah kemenangan yang manis tetapi percayalah bahwa tidak ada hasil yang mengkhianati usaha.

Artikel ditulis  : Jason Wiliam dan Samuel Theopilus

Kompetisi Sains Nasional tingkat Kota (KSN-K)

Kompetisi Sains Nasional atau yang biasa disingkat dengan KSN adalah suatu ajang kompetisi di bidang sains bagi para siswa SD, SMP, dan SMA di seluruh Indonesia yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kompetisi ini merupakan suatu kompetisi berjenjang yang memiliki tahapan seleksi yang ketat, dimulai dari seleksi tingkat Kabupaten/Kota, kemudian tingkat Provinsi, hingga sampai di tingkat Nasional dan akhirnya ke tingkat Internasional.

 horisontal

Pada tanggal 10 Maret 2020, sebanyak 39 siswa SMA Kristen Petra 2 mengikuti Kompetisi Sains Nasional tingkat Kota. Pada kompetisi ini terdapat 9 bidang studi yang dilombakan, yaitu matematika, fisika, kimia, biologi, komputer, ekonomi, kebumian, astronomi, dan geografi. Momen ini merupakan saat yang telah dinanti-nantikan oleh para siswa yang telah mempersiapkan diri selama 7 bulan untuk menunjukkan potensi yang dimiliki di bidang sains. Pagi harinya, kami berkumpul terlebih dahulu di sekolah untuk berdoa dan memohon bimbingan Tuhan agar dapat mengerjakan soal-soal dengan baik. Berbekal dukungan dan doa yang telah diberikan oleh orang tua dan Bapak Ibu Guru, kami pun menuju ke tempat seleksi masing-masing yang tersebar di beberapa SMA Negeri di Surabaya. Sebelum berangkat, tak lupa kami berdoa bersama dan memberikan semangat kepada teman satu sama lain dengan bersama-sama menyerukan “KSK, YES WE CAN!”.  Tentunya kami merasa gugup dan cemas ketika akan memulai kompetisi tersebut, tetapi kami menyerahkan seluruh kekhawatiran kami kepada Tuhan dan tetap berusaha melakukan yang terbaik dalam mengerjakan soal-soal selama KSK berlangsung. Setelah melewati butir demi butir soal, akhirnya kami menyelesaikan kompetisi masing-masing dan menunggu hasil pemeriksaan para juri.

Kami menyerahkan hasilnya kepada Tuhan dan akhirnya 3 minggu kemudian saat yang ditunggu-tunggu pun tiba, yaitu saat pengumuman hasil KSK. Puji Tuhan… sebanyak 21 siswa SMA Kristen Petra 2 dinyatakan lolos ke KSN-P. Siswa-siswa tersebut nantinya akan mewakili Kota Surabaya untuk berkompetisi di tingkat Provinsi. Kami semua merasa senang dan lega karena dapat melalui proses perlombaan ini. Kami memperoleh berbagai kesan yang tentunya sangat menarik selama tahap persiapan hingga saat KSK berlangsung. Di beberapa bidang, soal-soal KSK tahun ini terkesan lebih sulit dan lebih menantang dari pada tahun-tahun sebelumnya. Tentu saja sebelum menghadapi KSK, kami telah melakukan persiapan yang matang. Setiap langkah dalam KSK ini merupakan suatu pengalaman yang berharga karena selain pelatihan di Litbang PPPK Petra, kami dapat belajar bersama dengan teman-teman seperjuangan dan juga dengan kakak senior serta alumni yang selalu membimbing kami. Namun tidak selalu tentang belajar, kami juga berlatih untuk mengelola waktu yang ada dengan baik dan bijaksana. Kami sangat senang karena mempunyai kesempatan untuk dapat mewakili nama sekolah di tingkat kota. Selain itu, KSK ini juga menjadi sangat berkesan karena kami dapat mengenal teman-teman baru yang berasal dari sekolah-sekolah lain.

Kami sangat bersyukur karena dapat berpartisipasi dalam ajang kompetisi ini dan dapat mempelajari hal-hal baru serta mengenal berbagai ilmu yang dapat berguna bagi studi kami ke depannya. Semua ini tidak terlepas dari kepanjangan tangan Tuhan melalui bimbingan dan dorongan dari Bapak Ibu Guru, orang tua, dan teman-teman serta Kepala Sekolah yang tak pernah lelah mendukung dan memotivasi kami. Prestasi ini bukan karena kemampuan dan usaha kami semata, namun juga karena karya penyertaan Tuhan dalam hidup kami.

Oleh :

Eillen Theodora

XI A-3/10

KPOP Dance Cover SPARTAN IX

Haii , kembali lagi dengan kami The Divas, tim dance dari SMA Kristen Petra 2. Tim kami yang beranggotakan Jocelyn Vanessa XIS-4, Kelly Angelica XIS-1, Vania Valencia XIA-3, Regine Angelique XIA-4, Jessica Lawrence XIA-5, pada tanggal 25 Februari 2020 kemarin oleh karena rahmat-Nya, kami baru saja memperoleh juara 1 lagi di lomba SPARTAN IX yang diselenggarakan oleh Universitas Surabaya  tingkat Jawa Timur. Nah kali ini, lomba yang kami ikuti adalah KPOP DANCE COVER dimana kita harus meng-cover dance dari salah satu boygroup atau girlgroup Korea semirip mungkin. Dan kami memilih ‘Love Shot - EXO’ untuk kami cover.

dance1

Kami membawakan lagu ini karena lagu ini adalah lagu yang kami bawakan saat di 15 besar YOUTHCON dan menuai komen positif dari para juri.

Kami berlima memang sudah hobi menari dari dulu, jadi itulah alasan mengapa kami mengikuti lomba ini.

Lomba KPOP Dance Cover SPARTAN IX ini diikuti oleh 10 tim dan dibagi menjadi 2 hari, 5 tim pertama tampil di hari pertama, sedangkan 5 tim lainnya dan pengumuman dilaksanakan pada hari kedua.

dANCE2

Kami mendapat undian tampil di hari pertama, dan setelah tampil, kami menunggu hingga keesokan harinya untuk mendengar hasil lomba.

Lomba ini hanya mengambil 2 juara, ketika diumumkan , ternyata kami juara 1 lagi! Wah, rasa senang tak bisa disembunyikan dari wajah kami! 

Kami ingin mengucapkan terimakasih dan rasa syukur kami kepada Tuhan Yesus karena hanya karena penyertaanNya kami bisa melangkah sejauh ini dan bisa juara lagi. dan juga tak lupa untuk kepala sekolah , guru-guru yang telah mendukung kami, memberikan kami waktu latihan, begitu juga dengan orang tua kami yang selalu mendukung kami kapanpun, dan yang terakhir teman-teman kami yang selalu mendukung kami juga.

Kami ingin menyampaikan pada teman-teman tetap semangat mengejar mimpi-mimpi kalian !! 

Love,

The DIVAS  oleh Jocelyn Vanessa kelas XIS-4 , Kelly Angelica XIS-1

 

Juara Satu Lomba Dance Spartan dan Youthcon

DANCE

Haii , kami The Divas, tim dance dari SMA Kristen Petra 2. Tim kami yang beranggotakan Jocelyn Vanessa XIS-4, Kelly Angelica XIS-1, Vania Valencia XIA-3, Regine Angelique XIA-4, Jessica Lawrence XIA-5, pada tanggal 23 Februari 2020 yang lalu kami memperoleh juara 1 tingkat provinsi di lomba SPARTAN IX yang diselenggarakan oleh Universitas Surabaya. Selain itu, pada bulan November 2019, kami juga memperoleh gold medal di lomba UBS Dance Cover yang diadakan oleh Youthcon di tingkat yang sama dengan lomba SPARTAN, yaitu se-Jawa Timur.

Kami berlima memang sudah hobi menari dari dulu, jadi itulah alasan mengapa kami mengikuti lomba ini.

Untuk lomba Youthcon Dance Cover, kami berkompetisi dengan jumlah peserta 45tim, kemudian diambil 15 besar , dan terakhir 5 besar. Untuk yang Ubaya, kami berkompetisi melawan 12 tim.

Setelah 15 besar tersebut, kami memasuki FINAL 5 besar dengan hanya diberi waktu 2 hari untuk mempelajari koreo dari lagu yang ditentukan. Kami menggunakan 2 hari tersebut dengan sebaik baiknya yaitu dengan berlatih 12 jam setiap harinya.

Sesuatu yang unik dari lomba tersebut adalah ketika biasanya kita menentukan lagu sendiri, disini kita harus meng-cover lagu yang ditentukan oleh panitia. Sedangkan untuk yang Ubaya, kami memakai tema film ‘JUMANJI’ yang menurut kami menarik.

Kami ingin mengucapkan terimakasih dan rasa syukur kami kepada Tuhan Yesus karena penyertaanNya kami bisa sampai sejauh ini dan juga tak lupa kepada kepala sekolah , guru-guru,yang telah memberikan kami waktu latihan, begitu juga dengan orang tua kami, dan yang terakhir teman-teman kami yang selalu mendukung kami.

Buat teman-temanku semua tetap semangat mengejar mimpi-mimpi kalian !! 

 

Love,
The DIVAS
Artikel ditulis oleh Jocelyn Vanessa kelas XIS-4 , Kelly Angelica XIS-1

YouthCon

 

Acara YouthCon ini merupakan lomba yang diadakan setiap tahun untuk memperebutkan prestasi The Best School. Tujuan digelarnya acara tersebut untuk mengajak setiap siswa di Provinsi Jawa Timur mengasah kreatifitas masing-masing. YouthCon 2019 tahun ini diselenggarakan tanggal 1-10 November dan ada 12 lomba yang bisa diikuti, yaitu lomba Dig Idea, Jewelry display, School campaign, Dance Cover, Creative Content, Teh Botol Sosro Art Space, Short Movie Competition, Comic Strip, Alpha Boys, Alpha Girl, Music Competition, dan Good Vibes. Masing-masing lomba akan diseleksi berdasarkan kriteria yang telah ditentukan panitia. Berbagai lomba yang kami ikuti ini merupakan perlombaan tingkat Provinsi Jawa Timur dan diikuti oleh 56 sekolah yang diijinkan untuk mengikuti lomba tersebut. Salah satu lomba yang kami ikuti adalah Dig Idea, dimana lomba ini sangat menuntut kami untuk menuangkan kreatifitas sebagai siswa. Tujuan kami mengikuti lomba ini untuk membuat  nama sekolah kami lebih bersinar dan mengasah kemampuan.

Saat kami diberitahu untuk mengikuti lomba Dig Idea, kami berkumpul untuk merundingkan tentang ide apa yang nantinya akan kami aplikasikan sesuai tema yang kami dapat. Tema lomba Dig Idea adalah Future, namun sekolah kami mendapatkan tema khusus, yaitu Masa Depan Pangan. Tentunya tema tersebut mengusung isu adanya pertambahan pangan dan kurangnya kepedulian masyarakat tentang distribusi pangan ke masyarakat umum. Kami pun merundingkan ide ini selama satu minggu. Selain itu, tujuan kami adalah menginginkan masyarakat umum untuk membuka mata dan membantu para distributor pangan, supaya pangan tersebut dapat diolah dan dapat menguntungkan bagi banyak pihak. Setelah menentukan ide, kami mulai bekerja membuat perlengkapan lomba yang berkaitan dengan tema tersebut selama kurang lebih tiga minggu.

boost the values reap the success