| |

Pengalaman Berkesan Di Olimpiade Sains Nasional 2019 Di Manado

IMG_8014.jpgIMG_7998.jpgIMG_8007.jpgIMG_8003.jpgIMG_8000.jpgIMG_8012.jpg
 

Halo semuanya! Kami dari Tim Olimpiade SMA Kristen Petra 2 ingin membagikan pengalaman kami selama mengikuti kegiatan Olimpiade Sains Nasional. Olimpiade Sains Nasional atau yang biasa disingkat OSN ini adalah sebuah ajang untuk menunjukkan kebolehan siswa-siswi SD, SMP, dan SMA di bidang-bidang sains. Kegiatan OSN ini berlangsung dari tanggal 30 Juni sampai 6 Juli 2019 yang dilaksanakan di kota Manado, Sulawesi Utara, Indonesia. Olimpiade ini terbagi atas 9 bidang studi yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Kebumian, Komputer Informatika, Ekonomi, Geografi, dan Astronomi. Untuk OSN ke-18 ini, SMA Kristen Petra 2 mengirimkan 6 perwakilan dari 5 bidang studi yaitu Arvin Jaya (XIA7) dari bidang Fisika, Christopher Wilbert (XIA4) dan Eillen Theodora (XA5) dari bidang Kebumian, Ivan Candra Gunawan (XA5) dari bidang Kimia, Samuel Theophilus Artha (XIA1) dari bidang Ekonomi dan Vincent Sean Farrell (XIA1) dari bidang Astronomi.

Sebelum kami bisa dipilih menjadi perwakilan dari sekolah, kami mengikuti seleksi terlebih dahulu. Pertama, kami melalui seleksi sekolah. Kemudian, kami mengikuti OSK yang merupakan tahap seleksi tingkat Kabupaten/Kota. Lalu, kami melalui seleksi OSP dimana kami diseleksi kembali di tingkat Provinsi untuk menuju ke tingkat Nasional.

Pertama kali mengikuti seleksi tim olimpiade sains di sekolah, kami sama sekali tidak mengetahui apa itu Olimpiade Sains Nasional, namun seiring berjalannya waktu mengikuti pelatihan, kami semakin mengenal bahwa olimpiade sains membawa banyak manfaat dan keuntungan bagi kami. Kami mendapat ilmu baru, teman baru, dan kami sadar bahwa sains itu seru dan menarik. Kami juga menyadari dengan mengikuti OSN, kami mendapatkan kemudahan untuk mendaftar dan beasiswa di universitas dalam dan luar negeri.

Januari 2019, kami melakukan persiapan intensif menyambut seleksi OSN tingkat kabupaten/kota. Seleksi tingkat kota dilakukan serentak di SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5, dan SMAN 9 Surabaya untuk semua bidang studi.

Dua minggu setelah melaksanakan seleksi, hasil diumumkan, kami pun segera mempersiapkan diri untuk seleksi tingkat provinsi. Persiapan tingkat provinsi, kami mempersiapkan selama 3 minggu. Seleksi tingkat provinsi dilaksanakan di beberapa hotel di Kota Surabaya selama 3 hari.

Hampir sebulan kami menunggu dan kami mendapat surat pemanggilan untuk OSN. Bukan main senangnya hati kami karena nama kami tercantum dalam surat pemanggilan. Kami pun segera mempersiapkan OSN selama kurang lebih 1,5 bulan. Ada serangkaian persiapan yang dilakukan oleh pihak PPPK Petra, meliputi praktikum dan teori, serta pelatihan daerah yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan  dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur di Hotel Sahid.

Minggu, 30 Juni 2019, kami berangkat menuju ke Manado, Sulawesi Utara bersama Kontingen Jawa Timur dan pendamping kami, Kak Fajar dan Kak Amanda. Perasaan kami campur aduk, antara bahagia dan gugup. Turun dari pesawat, kami disambut di depan Bandara Sam Ratulangi dengan tarian ‘Kabasaran’, sebuah tarian perang oleh prajurit adat Minahasa dan pertunjukan kolintang, alat musik tradisional Minahasa. Dalam perjalanan ke hotel, kami merasakan atmosfer yang berbeda dari perjalanan lainnya, sepanjang perjalanan kami disambut dengan banyak banner dan spanduk ucapan selamat datang bagi peserta OSN.

Keesokan harinya, OSN dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara dan jajaran, serta menteri pendidikan dan kebudayaan yang diwakilkan oleh Dirjen Pendidikan SMA. Diperkenalkan pula Keke Cinsa dan Utu Kirsa merupakan maskot OSN tahun ini berupa burung Manguni (burung hantu) yang memiliki nilai filosofi bagi masyarakat adat Minahasa.

Hari ke-3 dan 4, kami melaksanakan tes teori dan praktikum. Selama tes kami bekerja dengan maksimal. Meskipun gugup dan takut, kami berdoa dan menyerahkan hasilnya kepada Tuhan yang telah menyertai dan memberkati kita hingga titik ini.

Hari ke-5, kami mengikuti serangkaian wisata edukasi ke beberapa destinasi wisata di Sulawesi Utara, di antaranya Danau Linow di Tomohon yang indah dan asri, serta Benteng Moraya yang memiliki berbagai peninggalan dari Sulawesi Utara. Setelah itu kami kembali ke hotel masing-masing dan bersiap berangkat lagi untuk mengikuti pendidikan karakter. Saat pendidikan karakter, kami diberi motivasi dan kesiapan untuk menerima apapun hasil pengumuman yang akan dibacakan keesokan harinya, betapa terkejutnya kami pengumuman yang seharusnya diadakan pada malam hari dimajukan menjadi pagi hari.

Keesokan harinya, sekitar pukul 8 pagi, mulailah acara penutupan dari kegiatan OSN ini. Penutupan tersebut dihadiri oleh seluruh peserta OSN, serta segenap dewan juri dan panitia. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P.. Setelah seluruh rangkaian kegiatan penutupan, termasuk sambutan dan pidato selesai, mulailah saatnya pengumuman. Jantung kami mulai berdebar-debar saat nama medalis-medalis dibacakan. Puji Tuhan, Tim Olimpiade Petra 2 berhasil mendapatkan 2 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu.

Akhir kata, kami ingin menyampaikan rasa syukur dari lubuk hati kami yang terdalam kepada Tuhan yang Maha Esa, serta ucapan terima kasih kepada semua guru yang telah mengajar kita serta keluarga dan teman-teman yang telah mendukung dan memberi semangat.

SMA Maju Bersama Hebat Semua
OSN 2019 Mencintai Sains Mengukir Masa Depan
Jauhi Narkoba Raih Prestasi

Oleh :

  1. Arvin Jaya XIA7
  2. Christopher Wilbert XIA4
  3. Eillen Theodora XA5
  4. Ivan Candra Gunawan XA5
  5. Samuel Theophilus Artha XIA1
  6. Vincent Sean Farrell XIA1
boost the values reap the success