| |

Petra Parade 2015 - Holistic Growth Fruitful Life

Petra Parade merupakan program tahunan yang diadakan oleh Universitas Kristen Petra pada tanggal 18-21 Agustus 2015, salah satu dari acara petra parade adalah berbagai kegiatan lomba yang diseleggarakan oleh masing-masing jurusan. Lomba-lomba tersebut antara lain, Running Man dari program studi Sastra Tionghoa, Communiphoria dari program studi Ilmu Komunikasi, LKBK dari program studi Arsitektur, IRGL, Electrical Fiesta, dan Petra Mechanical Challenge dari Fakultas Teknik, Graphicon dari Fakultas Desain, dan tidak ketinggalan juga lomba-lomba dari Fakultas Ekonomi, yaitu: Business Accounting Competition (BAC), Tax Accounting Competition (TAC), TRON, MAZE, PIBAcc, Business Plan, IBM Challenge, SSEG.

Pada Petra Parade kali ini SMA Kristen Petra 2 mengikuti seluruh lomba sedangkan kami sendiri mengikuti 2 jenis lomba yaitu BAC dan TAC yang tiap tim terdiri dari 3 orang (Stefanny, Michael Yoshua, Evelyn). TAC diadakan pada tanggal 14 Agustus 2015 yang berlangsung selama 1 hari. Babak pertama berupa permainan Ranking 1 yang dilanjutkan dengan Rally Games. Kami pun terpilih menjadi 5 tim terbaik yang maju ke Babak Final. Pada Babak Final kami mendapat studi kasus tentang akutansi pajak yang kemudian dipresentasikan di depan dewan juri. Kami cukup nervous karena jurinya merupakan profesional di bidang ini. Dengan berbekal doa dan ilmu yang sudah kami peroleh selama mengikuti Litbang kami pun dapat menampilkan yang terbaik sesuai dengan kemampuan kami. Saat pengumuman pemenang, nama kami dipanggil dan kami berhasil meraih juara kedua.

BAC diadakan beberapa hari berikutnya yaitu tanggal 19-20 Agustus 2015. Hari pertama merupakan babak Rally Games yang berlokasi di berbagai taman kota di Surabaya. Pada babak ini kami sangat kelelahan karena kami harus berjalan kaki dari satu taman ke taman lainnya demi menghemat uang yang diberikan panitia. Puji syukur perjuangan kami tidaklah sia-sia karena kami berhasil masuk ke babak selanjutnya. Pada Babak Final diambil 10 tim terbaik, kami mendapat studi kasus yang merupakan kolaborasi antara bisnis dan akuntansi terapan. Setiap peserta mendapat waktu selama 2 jam untuk membuat slide presentasi dan menjawab soal. Setelah itu, kami mempresentasikannya di depan dewan juri. Awalnya, kami cukup ragu karena sebelumnya kami kurang mendalami bidang bisnis. Namun berkat usaha dan kerja keras kami, puji syukur berbagai pertanyaan yang dilontarkan dewan juri dapat kami jawab dengan baik.

Saat-saat yang paling ditunggu pun tiba yaitu pengumuman pemenang. Kami dengan perasaan cemas berharap nama kami dipanggil sebagai pemenang. And amazingly, we did it! Kami meraih juara pertama!!! Thanks God!!

Closing ceremony Petra Parade diadakan pada keesokan harinya yaitu tanggal 21 Agustus 2015. Acara ini dimeriahkan oleh berbagai bintang tamu mulai dari penampilan Dilema Helvetica, Silampukau, hingga Monita Tahalea & The Nightingales. Para pemenang dikumpulkan di Auditorium UK Petra untuk pembacaan pemenang dari setiap lomba dan penyerahan medali kepada para pemenang. SMA Kristen Petra 2 berhasil meraih 8 medali emas, 6 perak, 5 perunggu dari total 15 lomba yang diadakan. Sekolah kami kembali meraih juara umum pada tahun ini, sehingga SMA Kristen Petra 2 akhirnya mendapatkan piala tetap Petra Parade karena telah berhasil mempertahankan piala bergilir juara umum selama 3 tahun berturut-turut yakni tahun 2013, 2014, 2015 sebelumnya kami juga pernah meraih juara umum ditahun 2010 dan 2011.Terima kasih kepada bapak-ibu guru, orang tua dan teman-teman yang telah mendukung kami semua. We Fight, We Win, We are the Winner!

petra-parade.jpg

Olimpiade MIPA Brawijaya

Pada hari minggu 16 Agustus 2015, saya, Adriel kelas XII IPA 3 dan teman-teman dari SMA Kristen Petra 2 mengikuti penyisihan lomba Olmipa Universitas Brawijaya yang terbagi dalam 4 bidang lomba yaitu Matematika, Biologi, Fisika, dan Kimia yang dilaksanakan di 12 rayon tempat seleksi. Kami ikut rayon Surabaya yang bertempat di Unesa. Setelah menunggu selama satu minggu, diumumkanlah hasil babak penyisihan, adapun siswa SMA Kristen Petra 2 yang lolos ke semifinal yaitu, Raymond Ho kelas XII IPA 2 dan Gretel Gaby (Fisika) kelas XII IPA 2, Fransisca Andriani (Matematika) Kelas XII IPA 3, dan saya Adriel Hernando (Biologi) kelas XII IPA 3. Kami mengikuti babak semifinal di Universitas Brawijaya Malang pada Sabtu 29 Agustus 2015 dan dilanjutkan dengan babak final pada hari minggu 30 Agustus 2015.

Perjalanan ke Unibraw cukup menyenangkan, kami tiba di Malang pada hari Jumat untuk mengikuti technical meeting dan pengarahan penginapan. Pada hari sabtu, kami berkumpul di Unibraw pukul 7 pagi. Setelah itu saya dan teman-teman diarahkan ke ruang ujian. Untuk bidang biologi, semifinal terdiri dari 2 babak yaitu, babak ujian tulis dan babak praktikum. Pada saat saya mengerjakan ujian tulis, saya cukup bingung dalam menghadapi soal biologi yang isinya banyak sekali nama ilmiah yang belum pernah saya temui. Setelah ujian tulis, saya mengikuti babak praktikum pada babak semifinalis dibagi menjadi 4 kloter dan mendapat undian untuk memilih topik praktikum. Saya mendapatkan topik anatomi batang tanaman, dan saya cukup bisa mengerjakannya. Pada hari minggu, diumumkanlah siapa yang lolos ke babak final. Perwakilan SMA Kristen Petra 2 yang berhasil lolos ke babak final adalah Fransisca Andriani dan saya. Untuk babak final biologi, terbagi menjadi 2 babak yaitu, babak cepat tepat dan babak presentasi. Pada babak cepat tepat ada 3 sesi yaitu, menjawab soal yang disediakan, lempar soal, dan perebutan soal. Setelah itu, dilanjutkan dengan babak presentasi yang topiknya diundi, saya mendapatkan topik sintesis protein. Babak presentasi terdiri dari 2 sesi yaitu, sesi presentasi dan sesi pertanyaan. Saya cukup ragu apakah saya dapat menjadi juara dalam lomba ini, setelah semua selesai kami harus menunggu beberapa jam hingga pengumuman.

Pada saat pengumuman, dimulai dari mapel Matematika, Fransisca Andriani berhasil meraih juara 2. Bidang Fisika juga diumumkan dan Gretel Gaby berhasil meraih predikat the Best Experiment. Bidang Biologi merupakan yang terakhir dibacakan, dan ternyata saya berhasil meraih juara 1. Karena meraih 3 penghargaan sekaligus maka kami juga memperoleh piala bergilir. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan dan terima kasih kepada bapak ibu guru dan orang tua yang telah mendukung kami.

olimpiade-mipa.jpg

27th International Olympiad in Informatics (IOI)

27th IOI kali ini diadakan di Almaty, Kazakhstan dengan Kazakhstan National University sebagai tuan rumah. Kali ini IOI di ikuti olah 322 peserta dari 83 negara.

Pada tanggal 25 Juli, saya Agus Sentosa H. siswa SMA Kristen petra 2 bersama tim Komputer Indonesia memulai perjalanan menuju Almaty. Kami berangkat dari Soekarno-Hatta International Airport menuju Abu Dhabi menggunakan Etihad Airways. Perjalanan tersebut membutuhkan waktu hingga 8 jam. Di Abu dhabi, kami transit selama 2~3 jam dan selanjutnya menggukanan maskapai yang sama kami berangkat menuju Almaty Int Airport. Sesampainya di Almaty, kami disambut oleh perwakilan dari kedubes Indonesia beserta guide untuk langsung menuju tempat penginapan.

Pada tanggal 26 Juli, Kami dijadwalkan untuk mengikuti practice session dan pembukaan. Pada practice session, kami mencoba environment lomba dan membiasakan diri dengan kondisi lomba. Acara pembukaan dilaksanakan setelah practice sesion selesai. Pembukaan disi dengan sambutan dari ioi comitee dan panitia lokal. Kali juga dihibur dengan pertunjukan lokal.

Pada tanggal 27 Juli, Kami melaksanakan kontes, Day 1. kami diberikan 3 soal dengan durasi waktu 5 jam. Sayang, saya tidak bisa mencapai hasil yang memuaskan, berlawanan dengan rekan – rekan saya yang lain.

Pada tanggal 28 Juli, Hari ini semua peserta diberi kesempatan untuk rekreasi bersama dengan team leader dan guest. Saya bersama dengan 2 rekan saya memilih untuk beristirahat di hotel untuk memulihkan stamina dan mental untuk day 2.

Tanggal 29 Juli, Hari ini adalah Kontes day 2. sama seperti day 1, kami diberikan 3 soal dengan durasi waktu 5 jam. Untunglah pada hari ini saya berhasil “balas dendam”. Saya berhasil mendapatkan nilai yang cukup baik yang dapat mengangkat medali saya menjadi perak.

Tanggal 30 Juli, Kami semua rekreasi ke Turgen Gorge. Disana kami dikenalkan dengan budaya lokal. Semua peserta bersama dengan team leader dan guest juga diajak untuk menari Kazakhstan National Dance bersama sama. Pada malam harinya, kami dijamu makan malam di salah satu restoran d Almaty oleh duta besar Indonesia untuk Kazakhstan.

Tanggal 1 Agustus, Hari ini adalah hari penutupan dan penyerahan medali kepada peserta. Peraih medali diumumkan satu persatu, diumumkan bahwa saya meraih medali perak, puji Tuhan dan total Indonesia meraih 2 medali perak dan 1 perunggu. Kami juga dihibur dengan tari-tarian dan nyanyian khas Khazakstan. Malamnya kami melakukan persiapan untuk kembali ke Indonesia.

Tanggal 2 Agustus, Kami semua pulang ke Indonesia dengan menggunakan rute dan maskapai yang sama dengan keberangkatan.

Bagi beberapa dari kami, ini merupakan akhir dari perjalanan panjang, dan bagi yang lain ini merupakan check point dari perjalanan mereka. Sebuah titik dalam kehidupan kami yang memberikan pengalaman serta pelajaran berharga untuk menjalani hidup setelah ini. Saatnya mencari tujuan hidup yang baru.

Go Get Gold!

ioi3.jpgioi1.jpgioi2.jpg

International Olympiad Astronomy and Astrophysics (IOAA)

Tahun ini saya Gunawan Setiawan dari SMA Kristen Petra 2 berhasil lolos menjadi salah satu wakil Indonesia dalam International Olympiad Astronomy and Astrophysics yang dilaksanakan di Indonesia tepatnya di magelang jawa tengah sebagai tuan rumah Indonesia cukup diuntungkan karena dapat mengirim 2 tim (main dan guest). Hari pertama tanggal 26 Juli, karena sebelumnya tim Indonesia sudah melakukan pelatihan di hotel yang sama dengan hotel tempat diselenggarakannya IOAA, maka kami hanya perlu memindahkan barang bawaan kami ke kamar yang sudah ditentukan. Tim main akan sekamar dengan tim dari Pakistan sedangkan tim guest akan sekamar dengan tim dari Rusia.

Semua peserta diperbolehkan untuk menggunakan teleskop yang akan dipakai dalam ronde tes observasi. Siangnya diadakan fun games berupa permainan tradisional dari Indonesia seperti egrang, tarik tambang.

Besok paginya kami diberikan teleskop rakitan kecil dan diharuskan merakit teleskop tersebut dalam waktu 2 jam. Teleskop kecil ini akan digunakan dalam salah satu tes observasi. Malamnya tes observasi pun dimulai, cuaca tidak begitu baik sehingga tidak banyak bintang yang terlihat. Yang terlihat jelas hanyalah bulan oleh karena itu tim Indonesia mulai mempelajari mengenai kawah-kawah di bulan. Tes pun dimulai, tes ini mengharuskan kita untuk meneropong bulan menggunakan teleskop spica, walaupun saya sudah mempelajari mengenai kawah-kawah bulan sebelumnya, tetap saja saya tidak bisa menjawab soalnya dengan tepat karena gambar yang diberikan cukup berbeda dengan yang biasanya saya pelajari. Dari sana saya mulai gugup dan berdampak pada soal kedua saya (naked eye observation) karena saya salah dalam menetukan arah mata angin yang sangat penting sekali.

Hari ketiga, kami diundang oleh SMA Taruna Nusantara. Di sana kami disambut dengan marching band dan pertunjukan wayang dari siswa siswi Taruna Nusantara. Setelah dari Taruna Nusantara, kami diajak ke Borobudur, karena matahari sangat terik, kami tim Indonesia memutuskan untuk tidak ikut naik ke candi Bororbudur. Kami melakukan ini dengan pertimbangan bahwa malamnya kami masih akan melakukan tes observasi. Tes hari kedua, kami dajak ke Borobudur lagi, di sini kami akan menjalani tes observasi yang dibagi menjadi planetarium dan main telescope. Planetarium berbentuk kubah kecil yang nantinya akan diisi sekitar 15 siswa ditambah 2 juri. Saya berusaha melupakan kegagalan di tes hari pertama saya, tapi sayangnya di tes yang ini justru menurut saya semakin hancur. Saya hanya bisa berharap pada babak main telescope. Ternyata karena cuacanya tidak mendukung sehingga main telescope pun dibatalkan. Tim Indonesia sangat kecewa, karena kami merasa bahwa kami telah terbiasa melihat langit malam di Indonesia di mana ini merupakan salah satu keuntungan kami.

Hari keempat, merupakan tes teori yang diadakan di Taruna Nusanta. Tesnya terdiri dari 15 soal pendek dan 3 soal panjang dalam waktu 5 jam. Tesnya sangat sulit terutama pada bagian soal panjang. Hari kelima, diadakan tes analisis data, terdiri dari 2 soal dalam waktu 4 jam. Pada tes ini saya cukup percaya diri karena saya bisa mengerjakan soal yang menurut teman-teman saya susah.

Pada team competition kami berlomba dalam tim di mana kita harus mengukur ketinggian sudut dari stupa borobudur dan memprediksi bintang apakah yang akan melintasi stupa tersebut pada waktu yang telah ditentukan. Di sini kami tidak terlalu serius karena tidak mempengaruhi penilaian individu kami

Hari keenam, kami bertemu dengan tim leader kami, tim leader kami memberitahukan nilai data analsis kami.walaupun di soal yang menurut teman-teman susah saya mendapat full score, tapi di soal yang mudah justru nilai saya rendah. Hal ini membuat saya sedikit kecewa, tapi sekaligus memeberikan sedikit harapan kepada saya.

Hari ketujuh, kami diajak mengunjungi museum manusia purba di sangiran. Malamnya adalah upacara penutupan sekaligus pembacaan medali. Yang pertama dibacakan adalah honorable mention kemudian perunggu, perak dan emas. Ketika medali perunggu selesai dibacakan, saya cukup lega karena nama saya tidak dibacakan, sebelumnya tim leader saya telah mengatakan bahwa tim Indonesia semuanya mendapatkan medali. Dan akhirnya nama saya dibacakan sebagai pemenang medali perak.

Akhir kata saya mengucapkan terima kasih kepada Tuhan yang maha esa, karena telah memberkati saya sehingga bisa mendapat medali perak di ajang internasional ini. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada orang tua, puslitbang PPPK Petra, dosen pengajar, guru-guru, para senior, dan teman-teman yang telah membantu saya.

ioaa1.jpgioaa3.jpgioaa2.jpg

Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang SMA

Olimpiade Sains Nasional (OSN) adalah salah satu ajang olimpiade yang ditunggu-tunggu oleh para pelajar di Indonesia. Untuk tahun ini, OSN dilangsungkan pada tanggal 18-23 Mei 2015. OSN jenjang SD dan SMA ditempatkan di Yogyakarta, dan OSN jenjang SMP di Palu, Sulawesi Tengah. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, para siswa PPPK Petra turut serta dalam olimpiade ini dan mereka pun berhasil meraih prestasi yang membanggakan. Berikut beberapa ulasan pengalaman….

osn sma 2Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.... Pada tanggal 18 Mei 2015, kami, perwakilan dari SMA Kristen Petra 2, akhirnya tiba di Yogyakarta setelah melalui perjalanan dari Surabaya dengan kereta api. Kami tiba di Stasiun Tugu Yogyakarta sekitar pukul 13.00, dan langsung diarahkan menuju hotel masing-masing untuk beristirahat.

Hari berikutnya, semua peserta dari berbagai bidang studi dikumpulkan di Jogja Expo Center untuk mengikuti acara pembukaan OSN 2015. Setelah acara pembukaan yang menampilkan berbagai petunjukan talent show dan seni daerah khas Yogyakarta, kami mengikuti technical meeting sesuai dengan bidang masing-masing. Tanggal 20 Mei 2015, perlombaan OSN jenjang SMA pun dimulai. Peserta bidang Biologi dan Kimia mengikuti tes praktikum, sedangkan peserta bidang Matematika dan Kebumian mengikuti tes teori. Tanggal 21 Mei 2015, peserta bidang Biologi, Matematika, dan Kimia, menghadapi tes teori, sedangkan untuk Kebumian mengikuti tes praktik lapangan di Pantai Parangkusumo. Kami mengikuti bermacam tes dengan berbagai tingkat kesulitan masing-masing. Meski begitu, kami tetap berharap senantiasa kepada Tuhan. Tanggal 22 Mei 2015 adalah acara kebersamaan untuk seluruh peserta. Kami diajak ke Universitas Gadjah Mada dan mendapat ceramah mengenai berbagai jurusan dan fakultas yang ada di sana. Setelah itu kami berekreasi ke Candi Prambanan, melihat bangunan candi dan tentu saja foto bersama dengan seluruh peserta dan panitia.

boost the values reap the success