| |

English Olympiad

debat bahasa inggrisCerita ini dimulai sejak awal tahun ajaran 2013-2014, saat kami diterima menjadi anggota club debat bernama MDC (Maprada Debate Club).Sejak awal tahun ajaran kami ( Erick, Hanna, Felicia, Elisabeth, Gabriela, Leoni) cukup aktif mengikuti lomba-lomba debat bahasa Inggris yang diadakan berbagai universtias, tapi hasilnya nihil, kami belum berhasil membawa satupun piala. Sampai akhirnya pada tanggal 9-10 Juni 2014, ketika mengikuti lomba debat di Universitas Widya Mandala, tingkat provinsi. 

Pada tanggal 9 Juni 2014, kedua tim debat SMA Petra 2 ikut serta dalam 3 babak penyisihan, dengan tema debat kehidupan pernikahan, disitu kami dituntut untuk mendukung atau menentang lifestyle yang masih kontroversial dalam pernikahan, sampai kehidupan politik bernegara. Dan puji Tuhan, setelah ketiga babak itu, kedua tim petra 2 lolos dengan menempati peringkat 1 dan 2.

Engineering Physical Challenge 2014

epc 2014Oh no!! Itulah yang terlintas di pikiran kami ketika tim sekolah lain disebut sebagai best praktikum. Kami mulai merasa bahwa kami sudah tidak mungkin lagi untuk menjadi juara pertama dari kompetisi fisika tingkat nasional yang diadakan oleh universitas ITS tersebut. Tapi, ternyata tidak ada hal yang mustahil bagi orang yang percaya. Kami mendapatkan juara pertama dan mendapatkan penghargaan sebagai best presentation pada kompetisi tersebut atas nama DIcky Markus A. dan Felicia Alvita T.

Kami mengetahui ada kompetisi tersebut sekitar H-1 dari tanggal penyisihan dan kami mendaftarkan diri untuk mengikuti kompetisi tersebut tepat pada tanggal penyisihan. Kami mengikuti penyisihan dengan serius dan kami berharap kami mendapatkan nillai yang baik pula. Tak lama kemudian, kami melihat hasil dari penyisihan tersebut, dan puji Tuhan kami dapat melanjutkan ke babak selanjutnya yaitu babak perempat final yang diadakan pada tanggal 6 Februari.

The 7th Chinese Bridge for Foreign Secondary School Student

chinese_01.jpgchinese_02.jpgchinese_03.jpgchinese_04.jpgchinese_06.jpgchinese_05.jpg

Keikutsertaan saya, Evelyn kelas X-1 SMA Kristen Petra 2 Surabaya dalam lomba ketangkasan berbahasa tionghoa Chinese Brigde tingkat SMA ke-7 (Penyisihan wilayah Jawa Timur) yang diselenggarakan di Universitas Kristen Petra pada tanggal 25-26 April 2014 lalu, memberikan perasaan suka cita tersendiri bagi saya, karena dalam lomba tersebut saya berhasil meraih prestasi sebagai Juara I. Lomba yang merupakan penyisihan tingkat provinsi bagi Chinese Bridge nasional bulan Mei 2014 mendatang ini diikuti berbagai SMA di Jawa Timur.

Lomba ini adalah lomba berskala Internasional yang diadakan oleh 国家汉办 (The Chinese Language Council International) yang bekerjasama dengan Lembaga Koordinasi Pendidikan Bahasa Tionghoa Jawa Timur serta Program Studi Sastra Tionghoa Universitas Kristen Petra. Lomba meliputi tes tulis pada tanggal 25 April 2014 yang menguji pengetahuan saya tentang budaya China seperti upacara adat, pakaian adat,dan tokoh-tokoh bersejarah. Kemudian dilanjutkan dengan pidato , quiz dan talent show pada 26 April 2014.

Chemical Engineering Games 2014

lomba cegKeajaiban… Itulah yang kami alami dalam Chemical Engineering Games, lomba teknik kimia tingkat Jawa yang diadakan oleh Universitas Surabaya. Kami, Alan Darmasaputra (XIA-1), Kevin Liyanto (XIA-1), dan Amelia Gunawan (X-3) yang mewakili SMA Kristen Petra 2, tidak menyangka berhasil meraih Juara I dalam lomba yang diadakan pada tanggal 5-6 April 2014 ini.

Babak penyisihan dibagi menjadi dua babak, yaitu Groover’s in Quest dan Groover’s Carnaval. Pada babak Groover’s in Quest, ada dua sesi yang harus diikuti oleh semua peserta, yaitu rally soal dan study case. Di sesi rally soal, kami mengerjakan soal-soal yang terdapat di beberapa pos yang tersebar di area Universitas Surabaya. Kami bisa menyelesaikan dengan baik, dan yakin bisa memperoleh nilai maksimal. Sedangkan di sesi study case, ada tiga puluh soal isian singkat dengan durasi enam puluh menit. Kami agak ragu dalam menjawab study case ini, karena banyak soal yang membutuhkan konsep berpikir yang cukup dalam.

International Earth Science Olympiad

ieso2013International Earth Science Olympiad (IESO) adalah salah satu kompetisi olimpiade internasional tentang ilmu kebumian, yakni geologi, meteorologi, astronomi, dan hidrologi/oseanografi. IESO sendiri merupakan olimpiade tahunan yang pesertanya berasal dari lima benua. Pada tahun 2013 ini, IESO sudah memasuki tahun ke-7 dan diselenggarakan di Mysore, Karnataka State, India, yang diikuti partisipan berjumlah sekitar 220 pelajar dari berbagai negara. Untuk mengikuti IESO, saya, Evan Sugiarto Afil, siswa kelas XII-IPA SMA Kristen Petra 2, harus melalui beberapa tahapan seleksi yang sangat panjang, mulai dari OSK, OSP, OSN, dan tiga kali seleksi pelatihan nasional.

Tim Indonesia tahun ini terdiri atas lima orang siswa (dari Surabaya, Sragen, Bogor, Mojoagung, dan Yogyakarta) sebagai guest student. Kami didampingi oleh dua orang mentor dari Universitas Gadjah Mada, dan dua orang mentor dari Institut Teknologi Bandung, serta satu orang observer dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Sebelumnya, kami mengikuti tahap persiapan selama lima hari di Bandung untuk menghadapi kompetisi ini. Kami berangkat dari Bandung pada tanggal 10 September 2013, dan menempuh perjalanan kurang lebih selama dua puluh jam untuk mencapai Mysore. Pada tanggal 11 September 2013, semua peserta berdatangan dan melakukan check in di Infosys, sebuah pusat IT terkemuka di India, untuk beradaptasi dahulu di sana. Di Infosys, kami juga bertemu dengan orang Indonesia yang kebetulan menjadi panitia IESO. Pada hari kedua, diadakan acara pembukaan yang diresmikan oleh Perdana Menteri Sumber Daya dan Mineral India. Setelah itu, kami dan para mentor dipisah, karena selama perlombaan kami tidak boleh berkomunikasi dengan mentor. Kami diajak berjalan-jalan mengelilingi Kota Mysore untuk mengunjungi tempat wisata seperti St. Philomena's Church, Mysore Zoo, Chamundi Hills, dan Brindavan Dam. Hari ketiga, para peserta masih mengikuti kegiatan wisata dengan mengunjungi Halebeedu Temple, Belur Temple, dan Shravanabelagola Temple.

boost the values reap the success